Jelajah Destinasi Wisata Alam Yogyakarta dalam Dua Hari

Traveling tidak selalu membutuhkan waktu panjang. Simak caranya bagaimana Jelajah Destinasi Wisata Alam Yogyakarta dalam Dua Hari. Awal bulan Juli 2019 sebuah notifikasi dari media sosial instagram saya masuk dengan bunyi sebagai berikut :

 

Pengumuan Giveaway | Pribadi

Antara percaya dan tidak saya mengucap syukur Alhamdulillah. Tidak mau percaya begitu saja, saya langsung DM via medsos Travling.id untuk mengkonfirmasi berita tersebut. Ternyata benar adanya jika saya terpilih sebagai salah satu pemenang dari 2 orang yang terpilih.

Jelajah Destinasi Wisata Alam Hasil Giveaway dari Travling.id

Travling.id adalah aplikasi perjalanan yang ditujukan untuk solo traveler. Menggunakan aplikasi ini traveler dapat merencanakan itinerary secara mandiri mulai dari destinasi wisata, tempat berkuliner ria, akomodasi seperti hotel dan sewa mobil sampai ke harga tanda masuk tempat wisata. Aplikasi ini memberi estimasi durasi atau jarak tempuh dan lama perjalanan serta total biaya yang harus dikeluarkan setelah wisatawan selesai membuat itinerary di aplikasi.

Membuat Itinerary sendiri

Jika traveler bingung membuat itinerary sendiri maka Travling.id memberikan pilihan rangkaian paket perjalanan yang sudah disiapkan berikut estimasi biaya. Untuk giveaway ini saya mendapat opsi pilih paket yang sudah disediakan atau menyusun itinerary sendiri. Kesimpulannya kami memilih menyusun itinerary sendiri dengan persetujuan Travling.id.

Kelebihan Aplikasi Travling.id

Kelebihan lain jika traveler menggunakan aplikasi Travling.id adalah segala sesuatu keterangan mengenai tempat destinasi wisata tercantum lengkap di aplikasi. Traveler dapat mengetahui sejarah awal mula, asal usul, jarak tempuh, cerita legenda bahkan makna dari instalasi karya seni. Jadi selain berwisata secara mandiri traveler mempunyai tour guide pribadi melalui aplikasi Travling.id. 

 

Fasilitas yang kami dapatkan dari giveaway ini adalah free tiket PP kereta api Jakarta Yogya, free penginapan semalam di Hotel Allstay Yogyakarta, free tiket masuk ke 8 tempat wisata selama dua hari, free mobil dan driver selama dua hari dan jamuan makan malam di rumah makan Konco Deso  bersama founder  dan Team Travling.id.

Kilas Balik Mendapat Giveaway

Sedikit bercerita bahwa saya mendapatkan giveaway ini dari challenge yang diberikan Travling.id untuk mengulas destinasi wisata di Yogyakarta melalui aplikasi Travling.id. Karena saya sudah tidak awam lagi dengan Yogyakarta maka diantara banyak tempat destinasi saya mengulas Malioboro Yogyakarta. Dan Alhamdulillah  ulasan saya keluar sebagai pemenang giveaway.

Kami diberikan tiket kereta api PP dari Jakarta keberangkatan jam 22.00 wib. Sampai Stasiun Tugu Yogyakarta Jam 06.00 wib, kami memutuskan untuk menyegarkan diri di Hotel depan stasiun. Hotel ini tidak termasuk fasilitas giveaway jadi kami chek-in dan bayar sendiri. Setelah mandi dan sarapan, kami ditemui Founder Travling.id dan dibriefing mengenai syarat dan ketentuan selama melakukan traveling.

Itinerary saya pilih berdasarkan destinasi wisata alam yang belum pernah saya kunjungi. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan saya memilih destinasi hijau Yogyakarta berupa hutan pinus dan taman buatan di kawasan Gunung Merapi. 

Hari Pertama Jelajah Destinasi Selatan Yogyakarta

Kebun Buah Mangunan

Berada di Desa Mangunan Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul. Berjarak 35 km dari kota Yogyakarta. Kebun buah ini dibangun pada tahun 2003 diatas lahan 23 hektar. Berada diatas ketinggian, udara didestinasi ini cenderung sejuk kering. Pada saat saya ke Mangunan baru masuk musim kemarau jadi cuaca cukup terik.

wisata alam yogyakarta
Puncak Mangunan | Pribadi

Sejatinya kebun buah ini penuh dengan varietas tanaman buah, namun pada saat kami ke sana tak ada satupun tanaman yang berbuah. Aneka spot foto berupa gardu pandang dan gazebo banyak terdapat di sini. Kegiatan yang dapat kita lakukan adalah berswafoto sambil menikmati birunya langit Yogyakarta

Jelajah Destinasi Wisata Alam Yogyakarta dalam Dua Hari
Akar Langit | Pribadi

Di tengah teriknya panas matahari, tempat ini mempunyai spot foto menarik sehingga banyak digunakan untuk yang sedang membuat foto prewed ataupun bagi yang sedang berbulan madu. Seperti saat itu saya bertemu pasangan pengantin baru yang minta tolong diambilkan foto.

Oya bagi pasangan baru menikah dan bingung mau traveling bulan madu kemana, ada artikel menarik dari teman saya Uda Fadli yang dapat menjadi inspirasi. Pada artikelnya Uda Fadli bercerita tempat traveling di pulau Sumatera sekaligus pengalaman seru ketika menjadi Local Guide pada artikel berjudul  Nyobain Jadi Local Guide

Puncak Becici

Kawasan wisata unggulan ini dikembangkan secara swadaya oleh masyarakat setempat untuk menarik perhatian wisatawan. Jarak tempuh lebih kurang 38 km dari pusat Kota Yogyakarta. Waktu tempuh yang didiperlukan sekitar satu jam. Jika mengendarai kendaraan roda empat maka kita akan melalui jalan beraspal yang mulus dengan petunjuk arah yang jelas.

Sepanjang jalan di kanan dan kiri tumbuh rapat pohon pinus milik Resort Pengelolaan Hutan Mangunan Daerah Istimewa Yogyakarta. Disarankan membuka kaca jendela mobil untuk dapat merasakan sejuk dan segarnya udara hutan pinus yang masih asri ini.

Jelajah Destinasi Wisata Alam Yogyakarta dalam Dua Hari
Spot Taman Becici | Pribadi

Kawasan Becici menjadi terkenal semenjak dikunjungi mantan Presiden USA Barack Obama pada tahun 2017. Terdapat penanda yang dikenal dengan papan nama bertuliskan “Jl Obama”. Nama Becici, menurut cerita masyarakat setempat terdiri dari kata ambeg dan suci artinya berdiam diri. Konon menurut cerita, dahulu kala ada pertapa yang berdiam diri di hutan pinus ini kemudian mendirikan Desa Muntuk untuk keluarganya. Selanjutnya banyak pendatang menetap di desa ini.

Jl. Obama | Pribadi

Ketika masuk kawasan akan disambut tulisan selamat datang di Puncak Becici. Setelah membayar tiket masuk sebesar Rp. 4000., maka kita  dipersilahkan memilih satu dari tiga jalur treking yang semuanya akan bermuara ke gardu pandang.  Menuju jalur pinggir kita akan melihat papan nama yaitu “Jl Obama”.

 

Sarang | Pribadi

Jika memilih jalur tengah maka akan melihat rumah panggung, rumah sarang burung, flying fox, dan Gubuk Kelompok Tani Hutan. Dari sini kita dapat duduk di kursi kayu dan jika beruntung saat langit sedang cerah maka akan tampak siluet bayangan Candi Prambanan.

Berjalan menyususri jalan setapak kita akan sampai gardu pandang. Ini  adalah puncak tertinggi Becici. Kita dapat melihat panorama lembah hutan pinus dan melihat pusat Kota Yogyakarta dibawahnya. Di sekitar gardu pandang tersedia amphitheater berupa bangku kayu untuk menyaksikan pertunjukkan seni.

Gardu Pandang | Pribadi

Jalur treking lainnya akan membawa kita ke kawasan “Camping Ground”. Ini adalah area perkemahan di alam terbuka lengkap dengan fasilitas api unggun yang disediakan pengelola. Jika ingin berkemah di sini maka harus melakukan reservasi jauh hari sebelumnya.

Jelajah Destinasi Wisata Alam Yogyakarta dalam Dua Hari
Camping Ground | Pribadi

Hutan Pinus Sari

Tempat ini searah dengan puncak Becici. Awal mulanya adalah perkebunan pinus. Saat ini sudah tidak menghasilkan getah pinus lagi, maka dialihfungsikan menjadi wisata alam Yogyakarta destinasi hijau hutan wisata. Untuk melihat destinasi hijau selain di Pulau Jawa dapat dibaca pada artikel Destinasi Wisata Hijau .

Sudut Pandang Tertinngi Pinus Sari | Pribadi

Layaknya hutan pinus maka suasana di sini rimbun dengan pepohonan pinus dan aneka tanaman bunga warna warni khas dataran tinggi serta berbagai spot foto untuk melihat dari ketinggian. Tiket masuk hanya Rp. 3000 saja perorang. Dengan harga sangat terjangkau kita bisa menghirup udara segar sepuasnya.

Pinus Yogya | Pribadi

Hutan Pinus Asri

Tempat ini tak jauh dari Pinus Sari. Menurut keterangan penduduk setempat, hutan ini lebih dulu terkenal sebelum kawasan Wisata Alam Yogyakarta Pinus Sari dibuka. Setelah memarkirkan kendaraan , saya masuk dengan membayar HTM sebesar Rp. 3500. Karena tempat ini lebih dulu terkenal maka berbagai spot foto instagrambable lebih banyak tersedia.

Gerbang Pinus Asri | Pribadi

Suasana di dalam hutan sejuk dan rimbun dengan rapatnya pepohonan pinus. Buat yang ingin mencari inspirasi plus menghirup udara segar Wisata Alam Yogyakarta ini sangat sesuai untuk mencari ketenangan. Walaupun judulnya hutan namun suasana didalamnya tidak sesepi yang kita bayangkan.

Gardu Pohon Tertinggi | Pribadi

Banyak pengunjung duduk-duduk, hunting foto atau sekedar ngobrol dan bercengkerama. Petugas kebersihan pun hilir mudik menyapu dan mengumpulkan ranting pepohonan yang berjatuhan. Suasana sangat asri sekali. Buat saya yang terbiasa dengan kebisingan kota besar rasanya damai sekali bisa singgah dan menikmati tempat ini.

wisata alam yogyakarta
Gardu Pandang Pinus Asri | Pribadi

Hutan Pinus Pengger

Lokasi hutan Pinus Pengger terletak di ujung deretan jalan setelah Pinus Asri. Tahun 2014 produksi getah pinus terhenti dan kawasan ini dialihfungsikan menjadi hutan wisata alam Yogyakarta terbuka untuk umum. Hutan ini mempunyai keunikan yang tidak dimiliki hutan lain.

wisata alam yogyakarta
Pinus Pengger | Pribadi

Pengunjung dapat melihat berbagai karya seni land art dari seniman setempat dibantu penduduk sekitar Pengger. Kita dapat melihat instalasi karya seni yang terbuat dari ranting lentur tanaman saliara yang dipilin membentuk berbagai dimensi ruang tertentu.

Karena instalasi ini dibuat dari tanaman yang masih bertumbuh maka beberapa karya seni sudah berubah dari bentuk aslinya. Namun kita masih dapat melihat makna dan filosofi dari karya seni tersebut dari keterangan di aplikasi Travling.id dengan pilihan wisata alam Yogyakarta.

Pancawara, karya seni ini berbentuk telapak tangan manusia terbuka ke atas. Bentuk ini mengandung makna manusia harus dapat menjaga keseimbangan alam demi keberlangsungan anak dan cucu.

wisata alam yogyakarta
Pancawara | Pribadi

Cetta Abhipraya, karya seni berbentuk tumpeng khas Jawa dengan lubang ditengah mempunyai makna filosofi mengajarkan manusia untuk senantiasa bersungguh-sungguh ketika menuntut ilmu dan membagikan ilmu tersebut kepada sesama.

wisata alam yogyakarta
Cetta Abhipraya |Pribadi

Jembatan Pengger, karya seni berbentuk jembatan yang berfungsi sebagai gardu pandang untuk melihat melihat panorama perbukitan Yogyakarta.

wisata alam yogyakarta
Jembatan Pengger | Pribadi

Selain karya land art tersebut masih terdapat beberapa spot foto lain seperti rumah pohon dan hammock yang tersusun rapi dari atas kebawah serta dapat digunakan untuk bersantai di tengah rimbunnya pepohonan pinus.

Jamuan Makan Malam

Akhirnya selesai sudah jelajah selatan Yogyakarta pada hari pertama. Hari beranjak senja ketika kami selesai mengeksplor Pinus Pengger. Tim Travling.id menjamu makan malam untuk pemenang giveaway di rumah makan Konco Deso. Temu janji disepakati jam 19.00 wib dilokasi rumah makan.  Ketika tiba kami dijamu makanan tradisional khas Yogyakarta. 

Bersama Travling.id Team | Pribadi

Tim Travling.id beserta founder adalah anak-anak muda yang menaruh perhatian pada dunia pariwisata dengan memanfaatkan aplikasi digital sebagai alat bantu traveling untuk para traveler mandiri. Diharapkan dengan aplikasi Travling.id , dapat membantu traveler menyusun itinerary perjalanan wisata secara efektif dan efisien dari segi waktu, tenaga, biaya dan sarana prasarana selama traveling.

Allstay Hotel Yogyakarta

Seusai makan malam kami mendapatkan fasilitas penginapan di Allstay Hotel. Sebuah hotel bintang 4 di kawasan Catur Tunggal Yogyakarta. Hotel dengan fasilitas yang nyaman untuk traveler ini berada di pusat kota. Layanan yang baik, dan kondisi kamar yang nyaman membuat saya dapat beristirahat untuk mempersiapkan diri mengeksplor tempat wisata esok hari.

Hari Kedua Jelajah Destinasi Utara Yogyakarta

The Lost World Castle

Dibangun tahun 2016 tempat ini berada di Desa Petung, Kepuharjo Cangkringan Sleman, Yogyakarta. Dari pusat kota Yogyakarta berjarak 28 km. Tidak ada transportasi umum menuju ke lokasi ini. Satu-satunya jalan menggunakan kendaraan pribadi. Terletak dibawah kaki Gunung Merapi tempat ini menyuguhkan 11 spot foto yang instagramable.

wisata alam yogyakarta
Gerbang The Lost Castle | Pribadi

Tempat yang dibangun menyerupai Benteng Takeshi sebuah permainan terkenal di program televisi asal Jepang , mempunyai aneka setting tempat, property, bahkan baju dan pernak pernik sinematografi yang ada di layar kaca. Harga tiket masuk sebesar Rp.25.000 perorang. 

Di spot foto taman Sakura, saya merasa seperti ada di Jepang atau Korea. Karena terdapat property bunga sakura dan pohon mapple yang berwarna cerah menyerupai aslinya. Disediakan juga penyewaan baju tradisional Korea atau Jepang dengan aksesorinya.

Taman Bunga Sakura | Pribadi

Dari sekian banyak spot foto dengan property sinematografi yang menarik perhatian saya adalah  kapal bajak laut dan perkemahan suku indian. Hal ini mengingatkan saya pada film Pirates of Caribbean.

Jelajah Destinasi Wisata Alam Yogyakarta dalam Dua Hari
Kapal Bajak Laut | Pribadi

Tak ingin ketinggalan pada saya berswafoto diproperty perekemahan suku Indian yang mengingatkan saya pada film Indiana Jones. 

Perkampungan Indiana Jones | Pribadi

Museum Ullen Sentalu

Ketenaran nama Ullen Sentalu sudah terkenal hingga mancanegara. Museum ini dimiliki secara pribadi oleh seorang pemerhati benda bersejarah khususnya daerah Jawa Tengah, yaitu Yogyakarta dan Surakarta. Disediakan pemandu museum untuk setiap 50 pengunjung yang akan diajak berkeliling museum.

Ullen Sentalu | Pribadi

Museum ini terletak di rerimbunan sejuknya Kaliurang di kawasan kaki Merapi. Harga tiket masuk sebesar Rp.40.000 per orang. Mendobrak stigma museum yang kaku dan membosankan. Museum ini ditata dengan desain interior menarik dengan banyak pembagian ruang serta diisi benda koleksi peninggalan sejarah lengkap dengan riwayat cerita.

Arca | Pribadi

Ada aturan yang harus ditaati semua pengunjung yaitu tidak diperkenankan memegang benda yang dipamerkan di dalam museum dan tidak diperkenankan mengambil gambar dengan alat rekam gambar apakah itu smartphone atau kamera. Hal ini untuk mencegah terjadinya duplikasi benda-benda bersejarah yang tersimpan didalamnya.

Baca Juga : Wisata Alam Sehari di daratan Labuan Bajo

Rangkaian tur berkeliling museum dipandu selama 45 menit. Terdapat empat ruangan di museum ini yaitu; Gua Selo Giri, Kampung Kembang, Koridor Retja Landa dan Sasono Sekar Bawono. Isi dari Museum adalah benda-benda peninggalan sejarah dari Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta. Banyak koleksi benda seperti baju kerajaan, kain batik yang berusia ratusan tahun, lukisan, baju pengantin dan koleksi surat serta buku kuno. 

Arca Ullen Sentalu | Pribadi

Karena pengunjung tidak diperkenankan mengambil gambar di dalam museum, maka sebagai kenang-kenangan sudah pernah berkunjung ke sini ketika selesai berkeliling museum, ada tempat spot foto di luar ruangan yang dapat dijadikan swafoto. Koleksi arca menghiasi bagian luar halaman dari museum ini.

Museum Gunung Merapi

Terletak di Kaliurang Yogyakarta. Museum ini berisi; miniatur Gunung Merapi, Batu Bom, Mitologi Merapi dan Alat Peraga Bencana. Secara menyeluruh museum ini memberikan gambaran dan edukasi betapa dahsyat nya letusan Gunung Merapi yang telah berulang kali terjadi di Yogyakarta. 

Jelajah Destinasi Wisata Alam Yogyakarta dalam Dua Hari
Museum Gunung Merapi | Pribadi

Museum ini juga dilengkapi dengan ruang pemutaran film yang memutar sejarah dan evolusi bentuk Gunung Merapi akibat erupsi. Diperlihatkan juga dampak setiap erupsi Merapi, hingga gunung merapi sebagai pusat kehidupan masyarakat sekitarnya.

Runag Museum Gunung Merapi | Pribadi

Merapi Park

 Udara sejuk langsung menyapa ketika kita sampai tempat ini. Waktu yang tepat untuk berkunjung kesini adalah tengah hari sampai menjelang petang. Jika beruntung dan cuaca cerah dapat melihat puncak kawah Gunung Merapi dengan mata telanjang. Jam operasional dari jam 08.00 wib-17.00 wib setiap hari.

Jelajah Destinasi Wisata Alam Yogyakarta dalam Dua Hari
Taman Merapi Park | Pribadi

Tempat ini berupa taman berisi miniatur icon kota-kota besar dunia. Lokasinya masih di Kawasan Kaliurang KM 22,5, Dusun Banteng, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Kendaraan pribadi dapat diarahkan ke Kawasan Kaliurang dan ikuti petunjuk arah yang ada. Dikenakan harga tanda masuk sebesar Rp.20.000., per orang.

Miniatur Icon Kota Besar

Ditengah taman kita akan menjumpai miniatur icon kota – kota besar dunia yang dilengkapi dengan properti pendukung seperti bunga taman, bangku taman dan ayunan. Ada Menara Pisa dan menara Eiffel (Paris) yang terkenal, Kincir Angin dengan bunga tulipnya (Belanda), menara Burj Khalifa (Dubai), Patung Liberty (New York), landmark Big Ben (London), Jembatan Surga (Cina) dan masih banyak lagi.

Jelajah Destinasi Wisata Alam Yogyakarta dalam Dua Hari
Kincir Angin | Pribadi

Disediakan juga penyewaan baju khas tradisional negara tertentu sebagai pelengkap property swafoto. Pada jam-jam tertentu pengunjung dapat melakukan aktivitas pemberian makanan untuk sekumpulan burung merpati yang akan turun dari atas pohon ke taman.

Pada saat burung merpati ini terbang turun kita dapat memanfaatkan moment untuk berswafoto dengan latar belakang icon menara Eiffel. Selain melihat icon miniatur kota – kota besar, tersedia juga arena Kids Water Park, Cowboy Town dan Cats’ House.

Icon Eiffel | Pribadi

Merapi Park adalah itinerary terakhir dari rangkaian Jelajah Destinasi Wisata Alam Yogyakarta dalam Dua Hari dari giveaway Travling.id. Hari sudah senja dan kami bersiap kembali ke stasiun Tugu Yogyakarta untuk kembali ke Jakarta. Nantikan cerita seru traveling hasil giveaway saya selanjutnya.

Demikian traveling alam Jelajah Destinasi Wisata Alam Yogyakarta dalam Dua Hari. Bagaimana dengan teman semua apakah mempunyai pengalaman berwisata jelajah destinasi alam di kota tempat tinggal kalian? Boleh share ya di kolom komentar. Terima Kasih.

Salam

 

Baca Juga : Pulau Kanawa di Labuan Bajo Surga Pencinta Kesunyian

 

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.