
Traveling tidak selalu membutuhkan waktu panjang. Simak caranya bagaimana Jelajah Destinasi Wisata Alam Yogyakarta dalam Dua Hari. Awal bulan Juli 2019 sebuah notifikasi dari media sosial instagram saya masuk dengan bunyi sebagai berikut :

Antara percaya dan tidak saya mengucap syukur Alhamdulillah. Tidak mau percaya begitu saja, saya langsung DM via medsos Travling.id untuk mengkonfirmasi berita tersebut. Ternyata benar adanya jika saya terpilih sebagai salah satu pemenang dari 2 orang yang terpilih.
Daftar Isi
Jelajah Destinasi Wisata Alam Hasil Giveaway dari Travling.id
Travling.id adalah aplikasi perjalanan yang ditujukan untuk solo traveler. Menggunakan aplikasi ini traveler dapat merencanakan itinerary secara mandiri mulai dari destinasi wisata, tempat berkuliner ria, akomodasi seperti hotel dan sewa mobil sampai ke harga tanda masuk tempat wisata. Aplikasi ini memberi estimasi durasi atau jarak tempuh dan lama perjalanan serta total biaya yang harus dikeluarkan setelah wisatawan selesai membuat itinerary di aplikasi.
Membuat Itinerary sendiri
Jika traveler bingung membuat itinerary sendiri maka Travling.id memberikan pilihan rangkaian paket perjalanan yang sudah disiapkan berikut estimasi biaya. Untuk giveaway ini saya mendapat opsi pilih paket yang sudah disediakan atau menyusun itinerary sendiri. Kesimpulannya kami memilih menyusun itinerary sendiri dengan persetujuan Travling.id.
Kelebihan Aplikasi Travling.id
Kelebihan lain jika traveler menggunakan aplikasi Travling.id adalah segala sesuatu keterangan mengenai tempat destinasi wisata tercantum lengkap di aplikasi. Traveler dapat mengetahui sejarah awal mula, asal usul, jarak tempuh, cerita legenda bahkan makna dari instalasi karya seni. Jadi selain berwisata secara mandiri traveler mempunyai tour guide pribadi melalui aplikasi Travling.id.
Fasilitas yang kami dapatkan dari giveaway ini adalah free tiket PP kereta api Jakarta Yogya, free penginapan semalam di Hotel Allstay Yogyakarta, free tiket masuk ke 8 tempat wisata selama dua hari, free mobil dan driver selama dua hari dan jamuan makan malam di rumah makan Konco Deso bersama founder dan Team Travling.id.
Kilas Balik Mendapat Giveaway
Sedikit bercerita bahwa saya mendapatkan giveaway ini dari challenge yang diberikan Travling.id untuk mengulas destinasi wisata di Yogyakarta melalui aplikasi Travling.id. Karena saya sudah tidak awam lagi dengan Yogyakarta maka diantara banyak tempat destinasi saya mengulas Malioboro Yogyakarta. Dan Alhamdulillah ulasan saya keluar sebagai pemenang giveaway.
Kami diberikan tiket kereta api PP dari Jakarta keberangkatan jam 22.00 wib. Sampai Stasiun Tugu Yogyakarta Jam 06.00 wib, kami memutuskan untuk menyegarkan diri di Hotel depan stasiun. Hotel ini tidak termasuk fasilitas giveaway jadi kami chek-in dan bayar sendiri. Setelah mandi dan sarapan, kami ditemui Founder Travling.id dan dibriefing mengenai syarat dan ketentuan selama melakukan traveling.
Itinerary saya pilih berdasarkan destinasi wisata alam yang belum pernah saya kunjungi. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan saya memilih destinasi hijau Yogyakarta berupa hutan pinus dan taman buatan di kawasan Gunung Merapi.
Hari Pertama Jelajah Destinasi Selatan Yogyakarta
Kebun Buah Mangunan
Berada di Desa Mangunan Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul. Berjarak 35 km dari kota Yogyakarta. Kebun buah ini dibangun pada tahun 2003 diatas lahan 23 hektar. Berada diatas ketinggian, udara didestinasi ini cenderung sejuk kering. Pada saat saya ke Mangunan baru masuk musim kemarau jadi cuaca cukup terik.

Sejatinya kebun buah ini penuh dengan varietas tanaman buah, namun pada saat kami ke sana tak ada satupun tanaman yang berbuah. Aneka spot foto berupa gardu pandang dan gazebo banyak terdapat di sini. Kegiatan yang dapat kita lakukan adalah berswafoto sambil menikmati birunya langit Yogyakarta

Di tengah teriknya panas matahari, tempat ini mempunyai spot foto menarik sehingga banyak digunakan untuk yang sedang membuat foto prewed ataupun bagi yang sedang berbulan madu. Seperti saat itu saya bertemu pasangan pengantin baru yang minta tolong diambilkan foto.
Oya bagi pasangan baru menikah dan bingung mau traveling bulan madu kemana, ada artikel menarik dari teman saya Uda Fadli yang dapat menjadi inspirasi. Pada artikelnya Uda Fadli bercerita tempat traveling di pulau Sumatera sekaligus pengalaman seru ketika menjadi Local Guide pada artikel berjudul Nyobain Jadi Local Guide
Puncak Becici
Kawasan wisata unggulan ini dikembangkan secara swadaya oleh masyarakat setempat untuk menarik perhatian wisatawan. Jarak tempuh lebih kurang 38 km dari pusat Kota Yogyakarta. Waktu tempuh yang didiperlukan sekitar satu jam. Jika mengendarai kendaraan roda empat maka kita akan melalui jalan beraspal yang mulus dengan petunjuk arah yang jelas.
Sepanjang jalan di kanan dan kiri tumbuh rapat pohon pinus milik Resort Pengelolaan Hutan Mangunan Daerah Istimewa Yogyakarta. Disarankan membuka kaca jendela mobil untuk dapat merasakan sejuk dan segarnya udara hutan pinus yang masih asri ini.

Kawasan Becici menjadi terkenal semenjak dikunjungi mantan Presiden USA Barack Obama pada tahun 2017. Terdapat penanda yang dikenal dengan papan nama bertuliskan “Jl Obama”. Nama Becici, menurut cerita masyarakat setempat terdiri dari kata ambeg dan suci artinya berdiam diri. Konon menurut cerita, dahulu kala ada pertapa yang berdiam diri di hutan pinus ini kemudian mendirikan Desa Muntuk untuk keluarganya. Selanjutnya banyak pendatang menetap di desa ini.

Ketika masuk kawasan akan disambut tulisan selamat datang di Puncak Becici. Setelah membayar tiket masuk sebesar Rp. 4000., maka kita dipersilahkan memilih satu dari tiga jalur treking yang semuanya akan bermuara ke gardu pandang. Menuju jalur pinggir kita akan melihat papan nama yaitu “Jl Obama”.

Jika memilih jalur tengah maka akan melihat rumah panggung, rumah sarang burung, flying fox, dan Gubuk Kelompok Tani Hutan. Dari sini kita dapat duduk di kursi kayu dan jika beruntung saat langit sedang cerah maka akan tampak siluet bayangan Candi Prambanan.
Berjalan menyususri jalan setapak kita akan sampai gardu pandang. Ini adalah puncak tertinggi Becici. Kita dapat melihat panorama lembah hutan pinus dan melihat pusat Kota Yogyakarta dibawahnya. Di sekitar gardu pandang tersedia amphitheater berupa bangku kayu untuk menyaksikan pertunjukkan seni.

Jalur treking lainnya akan membawa kita ke kawasan “Camping Ground”. Ini adalah area perkemahan di alam terbuka lengkap dengan fasilitas api unggun yang disediakan pengelola. Jika ingin berkemah di sini maka harus melakukan reservasi jauh hari sebelumnya.

Hutan Pinus Sari
Tempat ini searah dengan puncak Becici. Awal mulanya adalah perkebunan pinus. Saat ini sudah tidak menghasilkan getah pinus lagi, maka dialihfungsikan menjadi wisata alam Yogyakarta destinasi hijau hutan wisata. Untuk melihat destinasi hijau selain di Pulau Jawa dapat dibaca pada artikel Destinasi Wisata Hijau .

Layaknya hutan pinus maka suasana di sini rimbun dengan pepohonan pinus dan aneka tanaman bunga warna warni khas dataran tinggi serta berbagai spot foto untuk melihat dari ketinggian. Tiket masuk hanya Rp. 3000 saja perorang. Dengan harga sangat terjangkau kita bisa menghirup udara segar sepuasnya.

Hutan Pinus Asri
Tempat ini tak jauh dari Pinus Sari. Menurut keterangan penduduk setempat, hutan ini lebih dulu terkenal sebelum kawasan Wisata Alam Yogyakarta Pinus Sari dibuka. Setelah memarkirkan kendaraan , saya masuk dengan membayar HTM sebesar Rp. 3500. Karena tempat ini lebih dulu terkenal maka berbagai spot foto instagrambable lebih banyak tersedia.

Suasana di dalam hutan sejuk dan rimbun dengan rapatnya pepohonan pinus. Buat yang ingin mencari inspirasi plus menghirup udara segar Wisata Alam Yogyakarta ini sangat sesuai untuk mencari ketenangan. Walaupun judulnya hutan namun suasana didalamnya tidak sesepi yang kita bayangkan.

Banyak pengunjung duduk-duduk, hunting foto atau sekedar ngobrol dan bercengkerama. Petugas kebersihan pun hilir mudik menyapu dan mengumpulkan ranting pepohonan yang berjatuhan. Suasana sangat asri sekali. Buat saya yang terbiasa dengan kebisingan kota besar rasanya damai sekali bisa singgah dan menikmati tempat ini.

Hutan Pinus Pengger
Lokasi hutan Pinus Pengger terletak di ujung deretan jalan setelah Pinus Asri. Tahun 2014 produksi getah pinus terhenti dan kawasan ini dialihfungsikan menjadi hutan wisata alam Yogyakarta terbuka untuk umum. Hutan ini mempunyai keunikan yang tidak dimiliki hutan lain.

Pengunjung dapat melihat berbagai karya seni land art dari seniman setempat dibantu penduduk sekitar Pengger. Kita dapat melihat instalasi karya seni yang terbuat dari ranting lentur tanaman saliara yang dipilin membentuk berbagai dimensi ruang tertentu.
Karena instalasi ini dibuat dari tanaman yang masih bertumbuh maka beberapa karya seni sudah berubah dari bentuk aslinya. Namun kita masih dapat melihat makna dan filosofi dari karya seni tersebut dari keterangan di aplikasi Travling.id dengan pilihan wisata alam Yogyakarta.
Pancawara, karya seni ini berbentuk telapak tangan manusia terbuka ke atas. Bentuk ini mengandung makna manusia harus dapat menjaga keseimbangan alam demi keberlangsungan anak dan cucu.

Cetta Abhipraya, karya seni berbentuk tumpeng khas Jawa dengan lubang ditengah mempunyai makna filosofi mengajarkan manusia untuk senantiasa bersungguh-sungguh ketika menuntut ilmu dan membagikan ilmu tersebut kepada sesama.

Jembatan Pengger, karya seni berbentuk jembatan yang berfungsi sebagai gardu pandang untuk melihat melihat panorama perbukitan Yogyakarta.

Selain karya land art tersebut masih terdapat beberapa spot foto lain seperti rumah pohon dan hammock yang tersusun rapi dari atas kebawah serta dapat digunakan untuk bersantai di tengah rimbunnya pepohonan pinus.
Jamuan Makan Malam
Akhirnya selesai sudah jelajah selatan Yogyakarta pada hari pertama. Hari beranjak senja ketika kami selesai mengeksplor Pinus Pengger. Tim Travling.id menjamu makan malam untuk pemenang giveaway di rumah makan Konco Deso. Temu janji disepakati jam 19.00 wib dilokasi rumah makan. Ketika tiba kami dijamu makanan tradisional khas Yogyakarta.

Tim Travling.id beserta founder adalah anak-anak muda yang menaruh perhatian pada dunia pariwisata dengan memanfaatkan aplikasi digital sebagai alat bantu traveling untuk para traveler mandiri. Diharapkan dengan aplikasi Travling.id , dapat membantu traveler menyusun itinerary perjalanan wisata secara efektif dan efisien dari segi waktu, tenaga, biaya dan sarana prasarana selama traveling.
Allstay Hotel Yogyakarta
Seusai makan malam kami mendapatkan fasilitas penginapan di Allstay Hotel. Sebuah hotel bintang 4 di kawasan Catur Tunggal Yogyakarta. Hotel dengan fasilitas yang nyaman untuk traveler ini berada di pusat kota. Layanan yang baik, dan kondisi kamar yang nyaman membuat saya dapat beristirahat untuk mempersiapkan diri mengeksplor tempat wisata esok hari.
Hari Kedua Jelajah Destinasi Utara Yogyakarta
The Lost World Castle
Dibangun tahun 2016 tempat ini berada di Desa Petung, Kepuharjo Cangkringan Sleman, Yogyakarta. Dari pusat kota Yogyakarta berjarak 28 km. Tidak ada transportasi umum menuju ke lokasi ini. Satu-satunya jalan menggunakan kendaraan pribadi. Terletak dibawah kaki Gunung Merapi tempat ini menyuguhkan 11 spot foto yang instagramable.

Tempat yang dibangun menyerupai Benteng Takeshi sebuah permainan terkenal di program televisi asal Jepang , mempunyai aneka setting tempat, property, bahkan baju dan pernak pernik sinematografi yang ada di layar kaca. Harga tiket masuk sebesar Rp.25.000 perorang.
Di spot foto taman Sakura, saya merasa seperti ada di Jepang atau Korea. Karena terdapat property bunga sakura dan pohon mapple yang berwarna cerah menyerupai aslinya. Disediakan juga penyewaan baju tradisional Korea atau Jepang dengan aksesorinya.

Dari sekian banyak spot foto dengan property sinematografi yang menarik perhatian saya adalah kapal bajak laut dan perkemahan suku indian. Hal ini mengingatkan saya pada film Pirates of Caribbean.

Tak ingin ketinggalan pada saya berswafoto diproperty perekemahan suku Indian yang mengingatkan saya pada film Indiana Jones.

Museum Ullen Sentalu
Ketenaran nama Ullen Sentalu sudah terkenal hingga mancanegara. Museum ini dimiliki secara pribadi oleh seorang pemerhati benda bersejarah khususnya daerah Jawa Tengah, yaitu Yogyakarta dan Surakarta. Disediakan pemandu museum untuk setiap 50 pengunjung yang akan diajak berkeliling museum.

Museum ini terletak di rerimbunan sejuknya Kaliurang di kawasan kaki Merapi. Harga tiket masuk sebesar Rp.40.000 per orang. Mendobrak stigma museum yang kaku dan membosankan. Museum ini ditata dengan desain interior menarik dengan banyak pembagian ruang serta diisi benda koleksi peninggalan sejarah lengkap dengan riwayat cerita.

Ada aturan yang harus ditaati semua pengunjung yaitu tidak diperkenankan memegang benda yang dipamerkan di dalam museum dan tidak diperkenankan mengambil gambar dengan alat rekam gambar apakah itu smartphone atau kamera. Hal ini untuk mencegah terjadinya duplikasi benda-benda bersejarah yang tersimpan didalamnya.
Baca Juga : Wisata Alam Sehari di daratan Labuan Bajo
Rangkaian tur berkeliling museum dipandu selama 45 menit. Terdapat empat ruangan di museum ini yaitu; Gua Selo Giri, Kampung Kembang, Koridor Retja Landa dan Sasono Sekar Bawono. Isi dari Museum adalah benda-benda peninggalan sejarah dari Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta. Banyak koleksi benda seperti baju kerajaan, kain batik yang berusia ratusan tahun, lukisan, baju pengantin dan koleksi surat serta buku kuno.

Karena pengunjung tidak diperkenankan mengambil gambar di dalam museum, maka sebagai kenang-kenangan sudah pernah berkunjung ke sini ketika selesai berkeliling museum, ada tempat spot foto di luar ruangan yang dapat dijadikan swafoto. Koleksi arca menghiasi bagian luar halaman dari museum ini.
Museum Gunung Merapi
Terletak di Kaliurang Yogyakarta. Museum ini berisi; miniatur Gunung Merapi, Batu Bom, Mitologi Merapi dan Alat Peraga Bencana. Secara menyeluruh museum ini memberikan gambaran dan edukasi betapa dahsyat nya letusan Gunung Merapi yang telah berulang kali terjadi di Yogyakarta.

Museum ini juga dilengkapi dengan ruang pemutaran film yang memutar sejarah dan evolusi bentuk Gunung Merapi akibat erupsi. Diperlihatkan juga dampak setiap erupsi Merapi, hingga gunung merapi sebagai pusat kehidupan masyarakat sekitarnya.

Merapi Park
Udara sejuk langsung menyapa ketika kita sampai tempat ini. Waktu yang tepat untuk berkunjung kesini adalah tengah hari sampai menjelang petang. Jika beruntung dan cuaca cerah dapat melihat puncak kawah Gunung Merapi dengan mata telanjang. Jam operasional dari jam 08.00 wib-17.00 wib setiap hari.

Tempat ini berupa taman berisi miniatur icon kota-kota besar dunia. Lokasinya masih di Kawasan Kaliurang KM 22,5, Dusun Banteng, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Kendaraan pribadi dapat diarahkan ke Kawasan Kaliurang dan ikuti petunjuk arah yang ada. Dikenakan harga tanda masuk sebesar Rp.20.000., per orang.
Miniatur Icon Kota Besar
Ditengah taman kita akan menjumpai miniatur icon kota – kota besar dunia yang dilengkapi dengan properti pendukung seperti bunga taman, bangku taman dan ayunan. Ada Menara Pisa dan menara Eiffel (Paris) yang terkenal, Kincir Angin dengan bunga tulipnya (Belanda), menara Burj Khalifa (Dubai), Patung Liberty (New York), landmark Big Ben (London), Jembatan Surga (Cina) dan masih banyak lagi.

Disediakan juga penyewaan baju khas tradisional negara tertentu sebagai pelengkap property swafoto. Pada jam-jam tertentu pengunjung dapat melakukan aktivitas pemberian makanan untuk sekumpulan burung merpati yang akan turun dari atas pohon ke taman.
Pada saat burung merpati ini terbang turun kita dapat memanfaatkan moment untuk berswafoto dengan latar belakang icon menara Eiffel. Selain melihat icon miniatur kota – kota besar, tersedia juga arena Kids Water Park, Cowboy Town dan Cats’ House.

Merapi Park adalah itinerary terakhir dari rangkaian Jelajah Destinasi Wisata Alam Yogyakarta dalam Dua Hari dari giveaway Travling.id. Hari sudah senja dan kami bersiap kembali ke stasiun Tugu Yogyakarta untuk kembali ke Jakarta. Nantikan cerita seru traveling hasil giveaway saya selanjutnya.
Demikian traveling alam Jelajah Destinasi Wisata Alam Yogyakarta dalam Dua Hari. Bagaimana dengan teman semua apakah mempunyai pengalaman berwisata jelajah destinasi alam di kota tempat tinggal kalian? Boleh share ya di kolom komentar. Terima Kasih.
Salam
![]()
Baca Juga : Pulau Kanawa di Labuan Bajo Surga Pencinta Kesunyian







Enak nih, bisa jalan2 gratis.
Heheh iya kak Alhamdulillah
Aku penasaran banget sama puncak becici. Biaya masuknya murah yaa. Terus pemandangan di atas yaa ampun… Kece bangett. Capek perjalanan pun kayanya bakalan ilang. Berganti rasa happy
HTM nya murah kak karena ini kan dikelola oleh penduduk sekitar dan memanfaatkan fasilitas perhutani.
Duuuh kangen berat sama Jogja
Harusnya long weekend kali ini kami ke Jogja
Sudah direncanakan jauh-jauh hari padahal
Apa daya, harus batal semua
Ini aku save dulu semua tempat-tempat kecenya
Nanti pas ke Jogja mau langsung dieksekusi deh
Yogya ngangenin terus yaaaa Mba Arni. Mba Arni dan keluarga ini salut saya, kompak dan agenda wisatanya selalu seru.
Nah iya semoga badai corona ini cepat berlalu ya kak sehingga bisa jalan lagi dengan keluarga dan yang pasti melihat destinasi kece di Yogyakarta
Wah kagak nyangka ya bisa liburan berkat menang give a way. Btw yang hutan Pinus Pengger keren banget. Spot fotonya menarik.
Bener kak hutan pinus Pengger spot foto nya kece dan sekaligus melestarikan alam ya karena menggunakan tanaman sekitar.
Asik banget ya, Kak. Tempatnya bikin kaya di film-film gitu rasanya. Abis wabah berlalu kayanya ini tempat bakalan dipenuhi wisatawan yang butuh udara segar ya
Seneng banget Mba bisa menang giveaway jalan-jalan. Tentu jangan dilewatkan kesempatannya, hehe
The Lost World Castle seperti di Korea atau Jepang gitu. Menarik banget destinasinya, bener2 yang nggak biasa. Masukin list nih buat kunjungan ke Jogja.
Heheh iya kak Alhamdulillah, kece dan keren destinasi di Yogyakarta ini.
Puas banget nih berkeliling Yogyakarta selama 2 hari, apalagi ada yang bayarin. Pengen banget bisa kayak gitu
Hehehe bener kak ..sering ikut giveaway kak mudah2han rejeki dapet giveaway nya terkabul ya
Heheh iya kak ..rajin ikut giveaway kak semoga beruntung ya..
Wow wow wow, ternyata Jogja itu banyak surganya di luar Malioboro. Huhuhu. Semoga bisa jalan-jalan ke sana lagi. Puncak Becici asik kayaknya ya mba.
Betul mba sejuk dsan asri sekali pemandangannya ..semoga mba Mutia sekeluarga juga kesampaian ya ke Puncak Becici
Beruntungnya double, menang dapat giveway jalan-jalan. Hasil jalan-jalannya jadi bahan tulisan.
Heheh iya kak hasil lomba bisa buat modal ikut lomba lagi begitu dst
Wah, belum pernah semuaa huhu
Maklumlah kalo orang sumatra ke yogya tu jauh, tp harusnya saya n family th ini plan ke yogya, tp pandemi gini jd batal huhu
Waah saya orang yang tinggal di Pulau Jawa malah pengen banget traveling ke destinasi Pulau Sumatera.. hehehe tukeran yuk kak
Semua yang dipaparkan di sini belum pernah aq singgahi saat dulu ke jogja. Apa pada baru ya? Terakhir 2012 saya ke Jogja. Kangen Jogja.
Sebnernya sudah lama ada kak , cuma mungkin ga ngeh karena tempatnya jauh banget di luar pusat kota Yogyakarta. Next kalau ke Yogya lagi jangan lupa mampir ke destinasi kece ini ya kak dijamin bagus banget hehehe
Wah seneng banget bisa dapat liburan dari give away. Caranya nanti bisa di tiru nih, supaya dapat liburan gratis juga. ..
Biasanya kalau ke Jogja, saya ke Malioboro atau ke parangtritis. Rupanya ada banyak tempat wisata lainnya yang menarik. Kalau ke Jogja saya mau mampir juga….
Bisa kak ditiru rajin ikut giveaway pantang menyerah hehehe.. Betul sekali Yogya banyak tempat wisata yang kece badai. Next kalau ke Yogya jangan lupa singgah ya kak
Yogyakarta itu kayaknya tiap hari adaaaaa aja destinasi wisata baru. Jadinya selalu pengen balik ke jogja lagi dan lagi
Bener kak orang Yogya pada kreatif ada aja ide bikin destinasi wisata baru dan bikin orang penasaran hehehe
Mbak Fitri beruntung sekali bisa menang giveaway. Apalagi jalan-jalannya ke tempat-tempat seru di Yogya ya. Saya jadi mupeng, soalnya selama ini, saya hanya wisata dalam kota Yogya saja.
Keren nih, Mbak. Dalam waktu 2 hari saja, bisa mengunjungi beberapa wisata alam Yogya.
Nah bener kak Yogyakarta banyak sekali destinasi keren dan menarik semoga kakak juga bisa berkunjung ke sini ya
Seru banget jalan-jalannya Kak? Terakhir ke Jogja ngabisin waktu setengah harian buat LavaTour, nanti kalau ke Jogja lagi jelajah wisata alamnya ah, biar melihat sisi lain yang beda.
Wah bener Lava Tour destinasi menarik juga ya kak..keren itu. Jangan lupa mampir keke hutan pinus ini kak kalau ke Yogyakarta lag. Tempatnya asri dan indah
Sebelumnya saya ucapkan selamat bisa menang give away.
Pasti seru banget selama 3 hari berlibur di Jogja. Banyak sekali objek wisata yang menarik yang wajib dikunjungi nih
Nah bener kak seru sekali krena saya belum pernah ke destinasi ini.
Saya belum pernah merasakan jalan-jalan ke seluruh nusantara. Bahkan di Kalimantan Timur hanya sebagian belum seluruhnya saya kunjungi.
Nah kalau ada waktu luang bisa disempatkan kak untuk traveling, supaya ada pengalaman baru, dan bisa buat bahan tulisan di blog juga hehehe
Dapat hadiah travelling karena menang Giveaway,siapa yang nggak mau.
apalagi tujuannya ke Yogyakarta, kota wisata yang banyak memberi pengalaman menarik.
Tentu pengalaman yang tak terlupakan selama berada di sana, 2 hari 1 malam.
btw, congratulation ya kak
Alhamdulillah kak , betul kak menjadi pengalaman tak terlupakan buat saya hehehe
Di Ullen Sentalu nggak boleh ngambil gambar ya, baik juga sih ya tujuannya, biar barang-barang peninggalan sejarah itu tidak di duplikasi, dan biar pengunjung juga fokus selama di dalam museum
Nah bener sekali kak tujuan tidak boleh mengambil gambar dengan smartphone atau kamera selama di dalam museum, supaya traveler bisa fokus mendengarkan penjelasan tour guide mengenai keterangan apa saja terkait dengan benda2 yang dipamerkan.
Barakallah Mbak, bisa jalan2 gratis hihi. aku sendiri baru tau ada aplikasi travling, kapan2 mau coba ah. aku sering ke jogja tp br merapi, malioboro sm candi borobudur aja. hihi. jadi pengen ikut coba semua itu list destinasnya Mbak
Betul kak aplikasi Travling.id sesuai nih untuk traveler solo atau tarveler mandiri karena fitur aplikasi ini sangat lengkap bahkan ada tour guide nya untuk menerangkan destinasi wisata yang akan kita kunjungi.
Ya Allah beruntung banget kak Bayu.. bisa menang give away dari travling id.
Kak, destinasi wisata itu semua kakak yang pilih atau dipilihkan?
Alhamdulillah kak, nah untuk destinasinya kebetulan sy nego untuk bisa milih sendiri tentu dengan persetujuan Travling.id , soalnya destinasi yg saya pilih emang blm pernah saya kunjungi hehehe
Wew seru. Mantap banget emang kalo kita sendiri yang pilih, apalagi kita belum pernah ke sana.
Wah banyak banget lah ya kak, simpanan buat cerita di blog beserta foto-foto.
Seru dapat give away keliling juga menikmati pemandangan alamnya… hutan pinusnya masih asri2 ya kak dan dikemas menarik untuk dikunjungi
Betul kak hutan pinus nya masih asri dan alami dan bagusnya dikelola warga sekitar dengan memperhatikan kearifan lokal jadi terjaga dengan baik.
Wah destinasi liburan ke Jogja nya keren keren ya Kak anti mainstream banget. Enggak seperti biasanya hanya berkutat di antara Borobudur Prambanan dan Malioboro.
Trust me, ini destinasi yang pengen banget aku datangin kelak kalau mau ke Jogja thank you infonya Kak Bayu Fitri
Hehe iya kak makanya sy nego untuk pilih sendiri destinasinya supaya lebih seru hehehe
Asyiknya yang menang giveaway cuma bawa badan aja ya, aku belum sama sekali ke destinasi itu wkwk nanti deh kalau ke yogya masukin wisata ini.
Wkwkwk ga cuma bawa badan kak, bawa kaki juga..yukklah kita piknik rame2 ke Yogya
Hadiah giveawaynya full service gitu ya Mbak Fit, sampai diajak ke 8 destinasi wisata. Pengen juga jalan-jalan gratis begini nih, tapi kayaknya saya harus banyak-banyak menulis review tentang wisata juga kali ya
Iya kak, untuk destinasi nya pilihan saya sendiri sih. Nah bener bisa nih menulis review wisata supaya dapat hadiah traveling ya kak
Kalau dapat hadiah bisa milih destinasi sendiri begitu, bisa naik sekian tulisan di blog, satu tempat satu tulisan, tinggal ngosongin memori kamera atau hp biar bisa ambil banyak dokumentasi 😀
Nah bener banget kak dari 8 destinasi bisa jadi 8 artikel utama dan puluhan artikel turunan ya kak ..dan bener waktu itu saya kosonkan memori hp buat nampung foto2 jadi banyak stok cerita traveling hehehe
waah kangen sama pinus jogja, itu emang sederetan kan sama puncak becici. kesana pas tahun lalu dan ramai sekali soalnya sekalian mudik ke solo hahaha. duh jadi mau mudik. tapi harus tetap di rumah, dilemaaa.
Betul kak Pinus Yogya sederetan dengan Puncak Becici
Hihi,,, dari semua di atas, saya familarnya sama nama2 daerahnya aja, kayak concat, condong catur, kaliurang, kaliade, hihi… makluum dulu empat tahun kuliah S2 di Jogja smua destinasi yg baru ini belom ada smua hihi…. kl ke kawasan Gn Merapi, paling sy dkk dulu pernah ke rumahnya Mbah Marijan waktu beliau masih hidup.
wah iya saya pernah juga ke rumah mbah Marijan tapi setelah letusan Merapi jadi yang dilihat rumah beliau yang sempat terkubur abu Merapi
Iya ya, waktu itu saya cuma bisa nonton beritanya di TV Mba Bayu, huhu… Ah Jogja kota rindu
Betul kak Yogya emang bikin kangen buat balik lagi ya semoga bisa ke Yogya secepatnya setelah pandemi ini berlalu ya kak
ya ampiuun penuh typo, maaf Mbak Bayu
*Kaliadem
* S1
Yogyakarta yang selalu dirindukan nih,wisata alam selalu menggoda untuk dikunjungi. Hmm,dua hari saja sudah banyak yang bisa dilihat yah. Pinus Pengger ini pun sering menjadi lokasi favorit yah untuk wisatawan meskipun ku belum sampe kesana nih. Btw, Saat pandemi begini sudah pasti sepi sekali yah kondisi disana.
Betul saat pandemi seperti ini pasti terdampak sekali kunjungan wisatawan ke daerah wisata seperti Yogya ini
Alhamdulillah bisa jalan-jalan dari hadiah Giveaway ya, Mbak..selamat ya
Aku bisa ngikuti itinerarynya nih kalau ke Jogja nanti. Atau kalau enggak pesen via aplikasi Travling id aja ya..lebih praktis pasti. Apalagi ku belum pernah ke semua tempat ini
Btw, itu team Travling id kok beberapa mirip ya, apa bersaudara ya mereka?
iya mbak Dian, itinerary nya bisa di ikuti jika sedang wisata ke Yogya. Btw emang itu mukanya pada mirip ya? Kok ku ga ngeh ya hehehe..asal daerahnya sih beda2 mbak kalau dari pengakuan mereka.
sumpah,tempatnya keren keren banget kak. senangnya lagi gratis ya. yeeee selamat ya kakak..jadi pengen juga dapat perjalanan gratis…
hehe iya kak yuk sering ikutan giveaway supaya bisa menang juga
Yang di destinasi hijau aku cuma pernah ke Mangunan. Haduhhh jadi pengen ke Jogja lagi yaaa, semoga segera berakhir masa karantina ini. Langsung deh balas dendam
Amin..semoga cepat berlalu ya kak pandemi ini supaya bisa jalan2 lagi
Saya paling suka sama foto yang ada kincir anginnya dan bunga tulipnya. kereenn..
Semoga tahun depan diberi kesempatan mengunjungi Jogja lagi
Amin YRA semoga terlaksana ya Kak
Wah senangnya menang GA
Seru banget ihhh perjalanannya, banyak yg belum pernah saya kunjungi.
Next time mau mampir ke sana ahhh
Nah bener kak bisa jadi bucketlist ya itinerary destinasi wisata nya
Wuah, mupeng banget bisa jalan gratis mbak. Mau nyobain ikutan ah. Siapa tahu beruntung. Lihat mbak tempatnya bikin ngiler deh. Smeoga ada kesempatan.
Nah betul kak rajin ikut giveaway siapa tau beruntung. Semangat ya..
Asyik banget bisa pilih itinerary sendiri bersama teman, dan semuanya dibayarin. Saya ga mau bilang gratis, karena menulis gini juga ga gratis. Hihihi
Destinasi wisata pilihannya bagus-bagus Mbak, dan ga umum, ya
Saya pengen banget ke Ulu Sentanu, by the way
Hehehe iya kak seru pokonya jadi bisa buat bahan tulisan juga destinasi nya
Puncak Becici sama Pinusan, ini spot yang bolak balik mau kami kunjungi tapi kok ya batal terus.. padahal itu spot yang asik buat foto-foto euy 🙁
Nah lain kali harus mampir kak ..keren banget tempatnya buat foto2 hehehe
wah senangnyaaa ya mba bisa jalan jalan ke Jogjaa, aku jadi kangen banget pulang kampung kesana dan tahun ii ngga bisa kesana:’)
Semoga pandemi ini cepat berlalu ya kak ..supaya bisa jalan2 lagi ke Yogyakarta
Beruntung banget, Kak dapat paket wisata gratis. Btw syaa baru tahu nih tentang Travling. Next time saya liburan boleh deh mencoba Travling biar gampang cari rekomendasi wisata dari satu aplikasi saja.
Nah bener kak aplikasi Travling.id bisa jadi pilihan rekomendasi wisata karena didalamnya terdapat fitur yang sangat lengkap
Wah, asyik banget berhasil dapat give away jalan – jalan ke Jogja, Mbak. Ini give away paling keren yang pernah saya baca. Destinasi wisata di Jogja makin variatif dan bagus. Dulu waktu saya tinggal di Jogja rentang 1998 – 2003, semua itu belum ada. hehehe…
Heheh iya kak , Alhamdulillah ..ooiya sepertinya destinasi wisata yang saya kunjungi terbilang baru ya ..jadi sewaktu kakak di Yogya belum ada. Semoga bisa mampir berkunjung ke destinasi kece ini ya kak nantinya..
Alhamdulillah rejeki. Berasa banget gembiranya Kak. Saya yang cuma baca kisahnya pun ikut bahagia.
Tempat wisatanya menarik banget. Jasi kepengen juga buat kesana.
Betul kak tempat2 wisatanya menarik banget ,semoga secepatnya kakak bisa kesana ya
Waaah jogjaaaa
Selalu cakep dari sudut manapun
Yang paling menarik perhatian itu hutan pinus kalo menurutku suasananya adem dan nyenengin
Betul kak suasanya adem dan bikin nyaman seger hijau royo2 gitu
aku baru tau ternyata di jogja banyak tempat yang bagus-bagus, aku orang pinggiran jogja hanya tau malioboro, parangtritis aja. maklumlah anak desa yang gak pernah keluar
Betul kak, orang Yogya tuh kreatif banget menciptakan destinasi wisata..segala hutan bisa disulap jadi destinasi wisata kekinian keren pokokna
Wow ini Yogyakarta, all that destinasi belum pernah aku kunjungi lho, jadi baper pengen ke sana deh suatu saat nanti. Menarik dan seperti rasa Bandung
Betul kak Yogya banyak destinasi menarik ..Pada kreatif deh penduduk setempatnya bikin destinasi kekinian nya
Sumpah seru banget kak, kakak selalu hokky ya kalau ikutan giveaway. Alhamdulillah bisa jalan-jalan gratisan ke Yogya.
hehehe kebetulan aja kali kak ..yuk lah rajin ikut giveaway
Ini nama tempatnya asing semua, aku yakin penulisnya udah khatam sama Yogya jadi datang ke tempat-tempat wisata yang emang gak mainstream. Selamat ya kak udah menang giveawaynya. Jadi tertarik juga buat pake jasa travel ini, bisa bikin itinerary sendiri soalnya walaupun udah ada paket juga, kan biasanya ada tuh tempat yang pengen kita kunjungi tapi gak ada atau malah udah pernah ke situ tapi paketnya harus ke situ
Heheh Terima kasih kak..bener kak kalau ada aplikasi traveling yang bisa pilih itinerarry sendiri jadi ga membosankan dan lebih puas travelernya ya kak karena rasa antusias nya pasti beda ketika destinasi yang kita kunjungi memang pilihan kita
Ah, keren banget kakak panutan yg sering menang giveaway ini. Apalah aku yg gak pernah menang GA, boro² yang hadiahnya liburan gratis, GA yg hadiah ember plastik aja belom pernah dapet. :’)
Ah kakak hits suka merendah gitu..gini2 aku terinspirasi sama dirimu yang sering posting tulisan traveling..makasih ya kakak suhu ilmu cara nulis travelingnya
itinerarynya seru semua, destinasi di hari pertama belum pernah aku kunjungi, kalo ke jogya hanya beberapa hari dan terasa kurang jadi nggak sempet mampir ke sana
yang pengen didatengi ini nih si the lost world sama miniatur icon, awal awal kehadirannya booming banget.
Bener kak kedua destinasi itu masih baru banget ..pas saya kesana malah banyk tukang hilir mudik yg di Lost Castle..Kalau miniatur Icon sudah rapi sih destinasinya
Udah gratis, jalannya ke Jogja pula. Asyik yaaa. Bikin kangen Jogja.
Heheh iya mbak Yogya emang selalu ngangenin
Enaknya blogger Traveler ini yah gini,,,, jalan jalan gratis hahaha
Hehehe iya kak tapi ga selalu gratis kak tergantung yang mau ngasih gratis wkwkwk
Jogya nggak ada matinya ya. Next bakal sampai juga akh kesini. Insya Allah rasanya ademmmmm….
Semoga disegerakan ya kak bisa traveling ke Yogyakarta
aiih selamat yaaa Bayu Fitri
pasti habis ini makin semangat mengulas dan traveling
Heheh iya kak dari dulu emang suka mengulas traveling karena saya gabung komunitas traveling hehehe
Huaaah bahagia banget yah Mbak menang giveaway traveling. Btw aku baru tahu app Travling ini. Patut dicoba deh kayaknya.
Aku juga sering ke Jogja tapi jarang yang ke pinggirannya padahal justru disana banyak wisata alamnya dan aku paling tertarik sama wisata alam. Trus aku kira wisata Sakura adanya di Blitar doang, Jogja pun punya haha.
Hehehe iya kak ini aplikasi baru launching pas sy menang giveaway ..Dan iya bener banget Yogya tuh keren2 destinasi wisatanya .Penduduk setempat kreatif bikin spot2 foto kece hehehe
Tempat wisata baru terus bermunculan di Yogyakarta ya, bikin pengen terus bisa berkunjung ke sana. Daerah selatan (Bantul) banyak banget wisata alamnya yg bikin seger.
Betul kak terus bermunculan tempat wisata baru kreatif deh warga Yogyakarta
ish, how lucky youuuuu … bisa jalan-jalan gratisan #ngiri-mode-on
Kok gue ga pernah menang give away ya hahahahha
Mbak, kirain ke Jogjanya bareng mba Yayat. Karena aku baca artikel mba Yayat ttg Puncak Becici, terus dirimu juga ada ke tempat yang sama.
Btw, banyak ya tempat yg dikunjungi di Jogja-nya. Dan, kebanyakan aku belon pernah kunjungin hahaha kesian ya gueeee …
Heheh terima kasih kak, pantang menyerah kak kalau ikut giveaway..ini sy dapet juga sudah ke seribu kali nyobain giveaway baru dapaet hihi semangat nyobain giveaway ya kakak…Oya Yogyakarta terbaik dalam membuat destinasi wisata kreatif banget warganya
Jogja emang punya banyak tempat wisata yang cantik banget.. dan nggak bosen buat didatangi… trus lengkap juga.. mau wisata alam ada.. mau wisata pantai ada.. mau kuliner juga bisa.. lengkap banget.. I love Jogja
Setuju kaka destinasi nya Yogyakarta tuh emang lengkap banget ya hehehe
wah seru banget kaka jalan jalan pake travling, bisa nyelusurin jogja gituuu. aku juga kepengen T.T
Heheh iya kak Alhamdulillah ..semoga kakak juga disegerakan ya bisa traveling ke Yogya tentu setelah pandemi ini berlalu
Seru banget ini tempat destinasi di Yogyakarta, wah ada beberapa yang belum pernah aku kunjungi. Sepertinya sehabis pandemi ini berakhir tempat tujuan traveling pertamaku adalah ke Yogyakarta dulu nih, makasih ya mbak untuk sharingnya.
Sama2 mbak semoga pandemi segera berlalu ya dan bisa cepat jalan2 lagi hehehe
Jogja semakin banyak ya tempat wisata yang menarik. Gak heran semakin banyak yang ingin berlibur ke Jogja
Nah bener mbak Yogya emang destinasinya super kece dan ada aja tiap bulan yang baru salut deh kreatip masyarakatnya hehehe
Selamat ya kak menang giveaway dan bisa jalan-jalan asyik. Seru banget tempat-tempat yang dikunjunginya. Aku terakhir ke Yogyakarta kayanya ada deh 30 tahun yang lalu. Hehehe. Karena nggak boleh berfoto di dalam Museum Ullen Sentalu bikin aku malah penasaran ingin mengunjungi tempat ini.
wah lama juga ya kak sudah 30 tahun lalu terakhir ke Yogya..emang sih destinasi Yogya sekarang banyak yang baru kreatif sekali masyarakat nya
Yogya emang selalu bikin kangen..8 tahun tinggal di Yogya gak cukup menorehkan memori disana. Pengen banget ke puncak Becici..blum sempat kesana nih.
Wah semoga disegerakan ya ke puncak Becicinya
Baca artikel ini Auto kangen traveling nih. Terlebih Yogyakarta selalu punya daya tarik tersendiri. Bawaannya kangen aja, pengen kesana hehe.. Semoga pandemi segera berakhir biar bisa traveling lagi
Amin YRA betul kak kita semua berharap pandemi ini segera berlalu ya supaya kita bisa bertraveling ria lagi dan traveling Ke Yogyakarta tentunya hehe
udah lama ga k jogja.. harusnya maret kemarin tapi karena corona semua musnah hihi
Duh semoga pandemi ini cepat berlalu ya kak ..dan semoga disegerakan deh nanti supaya bisa ke Yogya banyak destinasi baru nan keren soalnya kak hehehe
Jogja bener2 maksimal menggarap sektor pariwisata, saya pernah tiga hari ajak istri dan anak anak. Rasanya ga abis abis muteri wisata Jogja dan sekitarnya.
Bener sekali kak setiap sudut Yogya selalu ada aja destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Waktu yang ada terkadang ga cukup ya kak hehehe
Kami sekeluarga suka sekali trekking, jadi naksir banget dengan Puncak Becici. Insyaallah kalo ke Yogya lagi mau mampir ke Puncak Becici, apalagi ada camping ground-nya. Anak-anakku pasti suka banget.
Wah senangnya ya kak kalau bisa treking bareng anak2 ..semoga disegerakan bisa traveling ke puncak Becici ya kak
Wow pengen bgt foto di akar langit pribadi. Viewnya berasa di luar negeri itu sih. Btw, miniatur kota besar bunga tulip dan kincir angin cantik banget. Sukaaaaaa…
Hehhe iya kak bagus ya miniatur kota-kota besar dunianya