Tips Merawat Kabin Mobil Bersih dan Bebas Bau Apek

Tips Merawat Kabin Mobil Bersih dan Bebas Bau Apek. Kondisi kabin mobil bersih membuat pengemudi dan penumpang nyaman ketika berkendara. Jika berkendara di kota besar dimana polusi sangat tinggi maka pengguna kendaraan roda empat sebagian besar akan menutup rapat jendela kendaraan. Selanjutnya pertukaran udara dalam kendaraan akan diatur mesin pendingin udara beserta kompresornya.

Karena pertukaran udara dalam kabin sangat terbatas, maka dibutuhkan kondisi kabin yang bersih. Hal ini dimaksudkan supaya aroma udara yang terhirup pengendara dan penumpang terasa segar. Selain membuat nyaman, kesegaran aroma udara dalam kabin mobil juga menyehatkan pernafasan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kebersihan kabin dari kotoran plus serangga atau binatang tak diundang. Sama seperti rumah tinggal, menurut Blogger Surabaya dalam artikelnya sebaiknya Jangan Sepelekan Hama di Rumah. Maka hal ini juga berlaku bagi kabin mobil.

Merawat Kabin Mobil
Membersihkan Kabin Mobil

Merawat Kabin Mobil

Ketika kendaraan jarang digunakan maka kondisi kabin menjadi lembap. Sehingga timbul aroma tak sedap yang menguar ketika kendaraan sekali waktu digunakan. Berikut tips merawat kabin kendaraan roda empat ketika jarang digunakan.

1. Tidak makan dalam mobil. Ruang kabin mobil sangat terbatas. Jika digunakan untuk kegiatan makan maka akan ada remahan makanan yang jatuh ke jok dan lantai kabin. Jika remahan makanan tidak segera dibersihkan akan membuat kotor, meninggalkan bau tak sedap dan mendatangkan serangga semut.

Belum lagi aroma dari makanan tertentu yang sangat keras dan meninggalkan bau tak sedap. Jika terpaksa harus makan dalam mobil buka pintu dan makan dengan posisi duduk menghadap luar. Sehingga remah makanan tidak mengotori kabin.

2. Tidak merokok dalam mobil. Walaupun ketika merokok asap rokok diarahkan ke luar, namun sebagian asap dan bau rokok dapat masuk dalam kabin. Asap rokok akan menempel pada interior dan masuk ke penyaringan AC. Ketika AC dihidupkan aroma dari asap rokok yang menempel pada interior ikut masuk dalam sirkulasi AC. Hal ini yang menyebabkan bau kabin menjadi tidak enak.

3. Mengganti filter AC mobil.  Fungsi filter AC menyaring udara dari luar yang kotor sebelum di sirkulasikan ke dalam kabin. Anjuran untuk rutin mengganti filter AC setidaknya 6 bulan sekali atau per 10.000 km dimaksudkan supaya pertukaran udara dalam kabin menjadi segar

Bau Tak Sedap

4. Alasi karpet mobil. Lantai mobil umumnya sudah mempunyai karpet dasar pabrikan. Supaya tidak cepat kotor terkena alas kaki sebaiknya dilapis dengan karpet berbahan dasar karet atau sintesis. Tujuannya supaya mudah dibersihkan.

Kotoran dari alas kaki pengendara atau penumpang yang tertinggal di karpet lantai mobil lambat laun akan menimbulkan bau tidak sedap. Untuk mencegahnya, usahakan rutin membersihkan alas karpet setelah mobil digunakan. Caranya, keluarkan karpet, bersihkan dengan air dan sabun kemudian disikat dan dijemur hingga kering.

5. Tidak meninggalkan banyak barang. Jok dan bagasi mobil sering dijadikan tempat untuk menaruh berbagai macam barang. Mulai dari pakaian, sepatu, buku dan aneka kertas dokumen sampai tas kerja. Tumpukkan barang dalam ruang sempit dapat menimbulkan kelembapan tersendiri.

Untuk itu jangan terlalu lama membiarkan benda-benda tersebut mengisi kabin mobil. Terlebih jika mobil jarang digunakan. Sebaiknya kabin mobil dalam keadaan kosong dan lega supaya kelembapan terjaga sehingga sirkulasi udara mengalir dan tidak bau apek.

Jaga Kelembapan Kabin

6. Bersihkan secara rutin. Untuk mobil jarang digunakan maka membersihkan secara rutin adalah suatu keharusan. Supaya kabin tidak bau apek, bersihkan menggunakan vacuum cleaner. Ketika membersihkan kabin ke-empat pintu mobil harus terbuka lebar supaya ada pertukaran udara.

Pembersihan dimulai dari mem-vacuum langit – langit, lantai dan jok mobil. Bagian tersembunyi di sela-sela jok, kolong jok dan lantai mobil jangan terlewat di vacuum cleaner. Untuk interior dashboard dapat dilap dengan cairan pembersih dan dilap kering. Kaca bagian dalam dibersihkan dengan cairan pembersih kaca.

7. Memasang air purifier atau karbon penyerap. Untuk menjaga kelembapan kabin dapat memasang air purifier yang berfungsi mengurai jamur dan bau tidak sedap. Air purifier juga dapat menyerap polutan udara. Alternatif lain menggunakan bahan sederhana berupa karbon penyerap (charcoal) yang dapat menjaga kelembapan udara sekaligus menyerap aroma tak sedap dan polutan. Aroma tak sedap bisa berasal dari bau badan keringat orang yang ada dikabin mobil.

Pengharum Alami

8. Tidak menyediakan tempat sampah. Beberapa mobil pribadi memasang tempat sampah ukuran mini. Gunanya untuk menampung sampah kecil seperti bungkus permen. Masalahnya pemilik atau pengemudi mobil terkadang lupa untuk membuang isi tempat sampah.

Daripada beresiko menjadi sarang semut atau menimbulkan bau tidak sedap, lebih baik tidak menyediakan tempat sampah dalam mobil. Jika ada sampah yang harus dibuang, kumpulkan lebih dulu  dan segera buang jika sampai tujuan atau ketika menemukan tempat pembuangan sampah di luar mobil.

9. Memasang pengharum ruangan alami. Pengharum kabin alami seperti biji kopi dan potongan daun pandan segar, aromanya lebih aman untuk pernafasan dibandingkan pengharum kabin kimia.  Jika mobil jarang digunakan tumpukan zat sintesis pengharum kimia akan mengendap pada penyaring udara AC sehingga beraroma masam. Hal ini yang menyebabkan bau tidak enak sehingga mengganggu pernafasan.

Demikian Tips Merawat Kabin Mobil Bersih dan Bebas Bau Apek. Bagaimana dengan teman semua. Apakah mempunyai cara lain supaya kabin mobil bebas dari bau apek. Boleh share ya di kolom komentar. Terima Kasih.

Salam

 

 

 

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.