Imunoterapi Seberkas Cahaya untuk Penderita Kanker

“Langit terasa akan runtuh”. Begitulah yang dirasakan setiap orang ketika dinyatakan terkena penyakit kanker terlebih sudah pada tahap stadium lanjut.

Bagaimana Kanker Terjadi

Imunoterapi Seberkas Cahaya untuk Penderita Kanker. Imunoterapi harapan bagi penderita kanker unruk mengatasi pertumbuhan sel abnormal. Pertumbuhan sel normal yaitu lahir, tumbuh, berkembang, mati. Ajaibnya karena kesalahan sistem ada beberapa sel tua yang tidak mati namun dapat membelah diri dan berkembang biak menyebar ke bagian tubuh lain membuat jaringan baru.

Jaringan baru ini akan membawa gen rusak hasil dari pembelahan sel yang tak terkendali. Mutasi gen adalah nama lain dari gen rusak  yang membawa kelainan protein tidak normal sehingga menyebabkan terbentuknya sel kanker.

PD-L1 Protein Penghambat Bekerjanya Sistem Imunitas

Sistem imunitas tubuh manusia berfungsi mendeteksi sel yang perkembangannya tidak normal atau sel kanker. Proses siklus imunitas kanker seperti infografis berikut;

Sel Imunitas Kanker | Sumber : kalahkankanker.com

Keterangan cara bekerja sel imunitas kanker

1. Pelepasan Antigen. Sel kanker mati membawa sebagian kecil protein yang disebut antigen

2. Antigen Presentation. Antigen Presentation Cell, membawa antigen ke tempat pembuangan di tempat kelenjar getah bening.

3. Produksi dan Aktivasi Sel T. Antigen Presentation Cell, menyerahkan antigen kepada  Sel T untuk diproduksi dan diaktivasi.

4. Perjalanan Sel T. Ketika sel T sudah aktif  akan masuk ke pembuluh darah dan mencari sel kanker.

5. Infiltrasi Sel T kedalam Tumor. Sel T akan berusaha masuk memecah dinding sel tumor.

6. Pengenalan Kanker oleh sel T. Dalam tumor,  sel T akan mengenali sel kanker.

7. Sel T menghancurkan sel kanker. Sel T akan melawan sel kanker dan akan menghancurkannya

PD-L1 adalah protein penghambat bekerjanya sistem imun. Ini menyebabkan sel T tidak dapat mengenali sel kanker karena mampu bersalin rupa menjadi sel normal. Akibatnya sel kanker tidak terdeteksi sehingga leluasa bergerak ke jaringan organ tubuh lain dan merusak sel normal.

Pengobatan Kanker

Pengobatan kanker secara medis umumnya dilakukan menggunakan radio terapi atau kemoterapi. Jika radioterapi menggunakan sinar x, gama dan proton pada kanker yang belum menyebar maka kemoterapi menggunakan obat kimia untuk kanker yang sudah menyebar.

Efek samping kemoterapi dapat membunuh sel kanker sekaligus sel normal. Hal ini menjadi perhatian bagi peneliti dibidang medis untuk dapat menemukan pengobatan baru pada kanker stadium lanjut tanpa mengorbankan sel normal.

Cara Kerja Imunoterapi

Imunoterapi adalah penemuan baru yang menstimulasi sel imun untuk membunuh tepat pada sel kanker saja. Merupakan terapi biologis menggunakan organisme hidup baik yang dihasilkan tubuh manusia maupun hasil rekayasa di laboratorium yang  dibuat untuk melawan sel kanker.

Imunoterapi dibuat dari anti protein PD-L1, dan bekerja pada tahap membentuk dan mengaktifkan pasukan sel T di dalam kelenjar getah bening untuk menghancurkan sel kanker. Imunoterapi bertujuan mengembalikan jalannya sistem imun tubuh dengan cara melumpuhkan ikatan PD-L1 dengan protein lain sehingga sel kanker dapat dikenali oleh sel T.

Imunoterapi Efektif pada Kanker Stadium Lanjut

Pemberian imunoterapi efektif diberikan pada penderita dengan riwayat kanker paru bukan sel kecil dan kanker kandung kemih stadium lanjut.  Hal ini disebabkan pada penderita kanker stadium lanjut sudah diberikan kemoterapi  terlebih dahulu. Akibatnya sel kanker melemah sehingga meringankan kerja imunoterapi mengaktifkan sel imun.

Pemberian Imunoterapi pada event ini dapat memperpanjang harapan hidup penderita kanker stadium lanjut. Efek samping dapat lebih dikendalikan. Tidak memerlukan biopsi ulang sehingga lebih nyaman bagi penderita. Untuk keterangan dan informasi lebih lanjut silahkan berkonsultasi dengan dokter anda.

 

 

Referensi :

  • Kalahkankanker.com
  • www.roche.co.id
  • Alodokter.com
  • Lifestyle.bisnis.com

 

 

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.