Blog Seorang Pembelajar dari bayufitri.com

Blog Seorang Pembelajar dari bayufitri.com. Apa arti sebuah nama? Itu yang terlintas pada benak saya ketika akan memberi nama blog ini. Selidik punya selidik saya mendapatkan informasi bahwa blog sebagai salah satu media penyampai informasi sebaiknya mewakili pemiliknya.

Kata “mewakili” yang dimaksud bahwa dari sebuah blog dapat diketahui karakter dan kepribadian pemiliknya. Seberapa penting hal ini? Setelah melakukan riset dengan banyak membaca berbagai sumber ternyata jawabannya “sangat penting.”

Nama Blog Unik

Memilih nama blog identik dengan domain. Ini seperti kita akan membeli sebuah rumah. Tentu saja rumah tersebut harus menggambarkan kepribadian pemiliknya. Jika pemiliknya suka dengan nuansa kehijauan tentu rumah tersebut terlihat asri dengan warna hijaunya. Bisa dari warna cat tembok, banyaknya tanaman serta tumbuhan hijau yang ada di halaman rumah.

Blog bayufitri.com berasal dari nama diri saya sendiri. Alasan memilih nama diri sendiri karena saya bangga dengan nama saya yang unik. Kenapa nama ini unik, karena ada kata “Bayu” yang identik dengan laki-laki. Sudah tak terhitung sebagian besar mengira saya seorang “kang, mas, pak” dan sebagainya yang merujuk pada sosok dengan jender laki-laki.

Biasanya ini terjadi ketika berkomunikasi dalam pesan singkat atau aplikasi pesan pada orang baru yang belum pernah “kopi darat.” Untuk mensiasati hal tersebut pada display nama aplikasi pesan singkat saya sudah menulis identitas dengan menggabungkan nama “Fitri.” Sehingga menjadi “Bayufitri.” Itupun masih banyak yang “keukeuh” mengira saya tetap seorang laki-laki hanya karena sebagian besar beranggapan nama “Bayu” mutlak diperuntukkan bagi kaum Adam.

Melihat fenomena ini saya banyak belajar tentang karakter sebagian orang. Bahwa sebagian besar manusia umumnya hanya ingin mendengar apa yang ingin ia dengar. Mengetahui apa yang ingin ia ketahui. Tanpa mau tahu bahwa tidak semua yang dianggap benar menurut pemikirannya belum tentu sesuai dengan kenyataan. Fakta dan kenyataan yang terjadi nama “Bayu” juga ada untuk seorang perempuan.

Jadi dibalik nama yang unik saya mendapat banyak pelajaran dari orang lain mengenai karakter kepribadian. Berawal dari latar belakang tersebut saya memutuskan menggunakan domain blog menjadi bayufitri.com

Nichie Blog dan Komunitas Traveler

Nichie blog saya adalah lifestyle dan traveling. Awal mula saya memutuskan ber-nichie traveling karena saya mempunyai hobi menjelajah berbagai tempat. Bahasa gaulnya saya hobi jalan – jalan plus berkuliner ria. Jalan – jalan yang saya lakukan tidak selalu harus ke luar kota. Saya bergabung dengan komunitas jalan-jalan di kota tempat tinggal saya. Setiap akhir pekan selalu ada trip mengunjungi tempat-tempat yang mempunyai nilai sejarah. Di sela kegiatan jalan-jalan saya dan teman – teman juga berkuliner ria sepanjang rute trip.

Kesukaan jalan-jalan tersebut saya dokumentasikan dalam sebuah tulisan yang awal mulanya hanya tersimpan di personal computer. Sampai suatu ketika saya melihat ada komunitas media online ternama yang mempunyai kanal traveling dan sedang membuka pelatihan menulis kisah perjalanan.

Mulai Belajar Menulis

Akhirnya saya bergabung pada komunitas media online tersebut dan menjadi anggota pada akun kanal menulis kisah perjalanan. Bergabungnya pada komunitas tersebut memberikan saya banyak pelajaran tentang cara menulis ala “jurnalistik.” Hal ini terjadi karena saya rajin mengikuti pelatihan kepenulisan tanpa biaya yang sering diselenggarakan media online traveling tersebut.

Platform kanal traveling yang saya ikuti berbasis media online. Oleh sebab itu ada aturan tertentu bagaimana menulis cerita perjalanan yang singkat, padat dan hanya terdiri dari 8 alinea saja. Buat saya pribadi hal tersebut adalah sebuah pengetahuan dan pengalaman baru.

Keaktifan saya menulis dan mendokumentasikan banyak kisah perjalanan pada kanal traveling tersebut mulai menampakkan hasil. Beberapa kali saya pernah mengikuti kompetisi menulis kisah perjalanan dan foto, beberapa kali pula mendapatkan penghargaan.

Storytelling Cerita Perjalanan

Buat saya pribadi kemenangan tersebut adalah ukuran capaian sejauh mana saya dapat menerapkan ilmu kepenulisan yang sudah diajarkan. Cerita melalui metode “storytelling” seperti diajarkan jurnalis media online tersebut tidak jauh berbeda teknis berceritanya seperti yang dicontohkan kak Bambang Irwanto dalam materi “storytelling” pada Kelas Growth Blogger.

Perbedaan mendasar hanya pada pengunggahan postingan. Jika di kanal media online tersebut storytelling dari kisah perjalanan yang saya kirim akan melalui proses moderasi sebelum diterbitkan. Namun jika diterbitkan melalui platform personal blog tentu dapat langsung diunggah saat itu juga.

Menjatuhkan Pilihan pada Blog

Seiring berjalannya waktu saya mulai tertarik membuat tulisan kisah perjalanan atau informasi apapun yang saya ketahui melalui platform personal. Pilihan saya jatuhkan pada platform blog berbasis Word Press yang tidak berbayar.

Pembelajar
Menjadi Seorang Blogger | canva

Mempunyai media online dengan platform blog memberikan keleluasaan dalam menulis. Rasanya seperti mempunyai media sosial baru.  Karena semua ada dibawah kendali penulis untuk mengunggah karya tulisnya. Namun tentu saja harus mempertimbangkan asas kebermanfaatan tulisan bagi pembaca blog.

Alasan Memilih Platform WordPress

Pada satu waktu saya bergabung dengan komunitas blogger di kota tempat tinggal saya. Pada komunitas blogger ini saya banyak bertemu dengan para blogger yang jam terbangnya sudah sangat panjang. Berdasarkan pengalaman dari blogger senior, media blog personal bisa dimonetisasi sehingga mendatangkan pendapatan.

Platform blog personal sendiri ada dua yaitu Blogspot dan WordPres. Perbedaan mendasar hanya pada hosting. Jika Blogspot tidak memerlukan hosting maka tidak demikian dengan WordPress. Namun kelebihan WordPress kaya akan bantuan plugin yang bisa ditambahkan. Sedangkan Blogspot tidak mempunyai plugin jika ingin melengkapi fitur blog.

Monetisasi Blog

Ketertarikan menekuni dunia blogger semakin tinggi ketika berjumpa dengan pendiri komunitas wanita yang kebetulan mengisi materi di acara blogger yang saya ikuti. Hasil dari bincang-bincang dipertemuan tersebut semakin memantapkan hati, bahwa platform blog bersifat multifungsi. Selain fungsi utama sebagai tempat menyimpan dan mendokumentasikan karya tulisan juga dapat berfungsi sebagai sumber pendapatan dengan syarat di monetisasi.

Begitupun jika blog ingin diikutkan pada lomba blog. Beberapa ketentuan lomba sering mensyaratkan bahwa blog peserta harus sudah memiliki Top Level Domain atau TLD. Mendengar penjelasan tersebut saya membulatkan tekad untuk menjadikan platform blog dari yang bebas bayar menjadi mempunyai domain TLD atau berbayar.

Membeli Domain TLD

Sepulang dari pelatihan saya mulai menelusuri internet untuk mendapatkan domain TLD. Setelah membandingkan satu sama lain akhirnya saya putuskan membeli domain plus hosting dalam satu paket pada penyedia jasa layanan tertentu. Sejak saat itu saya mulai rutin mengunggah tulisan perjalanan dan kuliner saya ke dalam blog.

Tidak hanya traveling dan kuliner, saya pun menuliskan berbagai tips menarik seputar apa yang saya dengar, lihat dan ketahui. Begitupun dengan berbagai produk yang pernah saya gunakan. Hasil pemakaian produk baik itu barang maupun jasa, saya ceritakan kembali mengenai keunggulan dan fungsinya.

Semua informasi berusaha disajikan dengan gaya bahasa santai namun tetap mengedepankan kaidah penulisan yang benar. Harapan saya blog ini dapat memberikan informasi bermanfaat bagi pembaca. Demikian ulasan mengenai Blog Seorang Pembelajar dari bayufitri.com.

Salam

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.