
SDM Unggul dengan Pengenalan Literasi Digital adalah salah satu cara membentuk karakter dan kepribadian manusia Indonesia dalam bersikap, berbangsa dan bernegara.

“Hanya sumber daya manusia yang terampil dan produktif dapat menjawab
tantangan dan menyelesaikan masalah” –BJ. Habibie
- SDM dan Bonus Demografi
- Teknologi 4.0 dan Arus Informasi
- SDM Unggul dengan Pengenalan Literasi Digital
- Peranan KADIN dalam membentuk SDM Unggul
Daftar Isi
SDM dan Bonus Demografi
Indonesia memasuki masa awal mendapatkan bonus demografi pada tahun 2020. Pada era ini pertambahan penduduk usia produktif mulai dari usia 15 – 64 mempunyai proporsi terbesar dibandingkan yang usia tidak produktif. Negara bisa berjalan sesuai cita-cita para pendiri jika sumber daya manusia (SDM) nya mempunyai kemampuan yang handal dan siap bersaing dalam kancah persaingan global.
Bonus demografi yang akan diterima Indonesia adalah anugerah bagi negara ini untuk dapat mempercepat pembangunan disegala bidang. Kehadiran anak-anak milenial dan generasi alpha telah membuat gairah pembangunan di Indonesia sedang berada di puncaknya.
Lahirnya generasi milenial dan generasi alpha berpotensi menciptakan SDM unggul yang berkualitas sebagai ujung tombak penggerak roda pembangunan negeri ini.
Teknologi 4.0 dan Arus Informasi
Perkembangan dan pertumbuhan teknologi 4.0 telah membuka peluang dan menciptakan banyak perusahaan startup yang semakin inovatif dan menyentuh hampir di semua bidang kehidupan.
Teknologi 4.0, membuat segala sesuatu lebih cepat. Pertukaran data dalam hitungan menit mempengaruh bagaimana arus informasi keluar dan masuk melalui berbagai kanal. Hal ini dapat membentuk karakter dan mempengaruhi pola pikir generasi produktif dalam menyikapi berbagai persoalan yang ada.
Derasnya arus informasi harus diimbangi dengan kemampuan menyaring dan mencerna informasi sebelum mengambil kesimpulan untuk kemudian diambil sikap dan implementasi. Generasi milenial dan generasi alpha cenderung cepat beradaptasi dengan perangkat teknologi. Namun bagaimana kemampuan mereka dalam mencerna arus informasi yang masuk?
SDM Unggul dengan Pengenalan Literasi Digital
Literasi digital adalah kemampuan menganalisa suatu persoalan melalui apa yang dibaca dimedia digital. Perkembangan media digital yang diwujudkan dengan bentuk sosial media telah membuat informasi begitu deras keluar masuk hanya dalam hitungan sepersekian detik.
Pengenalan literasi digital dapat dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga. Pengenalan alat digital kepada anak hendaknya dibarengi dengan fungsi dan manfaat yang akan didapatkan anak jika sedang mengoperasionalkan peralatan digital.
Kegiatan yang dilakukan anak melalui media digital hendaknya dapat tumbuh selaras dengan kemampuan menyelesaikan persoalan sesuai dengan tingkat pertumbuhan usia. Saring sebelum sharing adalah pengenalan dini kepada anak ketika membaca apa yang tersaji di sosial media .
Peranan KADIN dalam membentuk SDM Unggul

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), mempunyai visi mewakili suara dunia usaha berserta stakeholders-nya , berkaitan dengan kebijakan ekonomi di seluruh Indonesia. Dunia usaha yang baik tentu didukung dengan sumber daya manusia unggul yang mumpuni dan mampu melahirkan solusi dari persoalan yang ada.
Oleh sebab itu dibutuhkan pemahaman dalam menganalisa persoalan dan informasi yang hadir melalui berbagai kanal yang tersedia. Dibutuhkan pula SDM Unggul yang dapat menelaah keabsahan suatu informasi sebelum diteruskan kepada pengikut setia atau dipublikasikan secara umum di ranah sosial media.
Setelah terbiasa mengenal dan memahami makna dari informasi yang tersaji diberbagai kanal melalui literasi digital maka langkah selanjutnya KADIN dapat mendorong pelaku industri dunia pendidikan untuk memperbanyak membuka jurusan vokasi. Mendorong sertifikasi dibidang vokasi sesuai dengan kompetensi di dunia usaha. Melakukan kerjasama untuk menerima siswa vokasi baik yang dalam proses magang, pelatihan eksternal maupun yang sudah lulus. Sehingga kebutuhan link and match antara penyedia SDM dalam hal ini institusi pendidikan vokasi dengan pemakai tenaga kerja yaitu industri dapat terjembatani dengan baik.
KADIN INDONESIA diharapkan juga memberi dukungan dalam bentuk menyalurkan permodalan atau kerja sama untuk usaha startup Indonesia. Jika dilihat secara kasat mata, banyak perusahaan startup mempunyai pertumbuhan nilai valuasi yang signifikan. Selama ini pelaku usaha startup mencari dukungan permodalan dari luar negeri. Kini ada baiknya pelaku usaha atau pemodal dalam negeri tergerak hatinya untuk dapat mempercayai usaha startup anak negeri. Tentu dengan melihat kapabilitas dan kualitas SDM yang dimiliki.Â
KADIN INDONESIA, sebagai wadah bagi pengusaha Indonesia mempunyai harapan akan menjadi wadah berkumpulnya pelaku usaha dan stakeholders yang terdiri dari SDM unggul dengan kemampuan literasi digital yang mumpuni. Tulisan ini disertakan dalam lomba KADIN.
Semoga harapan SDM unggul bisa terwujud demi Indonesia yang lebih produktif.
Baca Juga : Literasi Digital di antara Lintas Generasi

Pertukaran data di era 4.0 ini hitungannya bukan menit lagi sih, bahkan detik. Apalagi ditopang sama teknologi jaringan 5G.
Buat menghadapi zaman tersebut memang perlu sumberdaya yang unggul. Saya agak was-was kalo ngeliat makin maraknya kenakalan remaja. Ya mudah-mudahan itu bukan fenomena gunung es jadi bisa diantisipasi.
Semoga bonus demografi yang kita miliki dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin demi kebaikan dan kemajuan bangsa…
Wah saya juga lagi memperkenalkan anak saya dengan internet. kami berencana membuat akun media sosial bersama: instagram dan youtube. Biar mereka mempelajari dunia digital dengan dampingan orangtua
Sumber daya unggul emang harus di siapkan sedari dini. Ditunggu kiprah Kadin buat bantu pendidikan Indonesia
Iya benar sekali mbak, Walaupun indonesia mendapat bonus demografi, tapi perlu juga adanya keseimbangan dengan literasi digit. Maka dari itu Kadin ini sangat dibutuhkan.
SDM dengan pengenalan literasi digital dapat menambah pengetahuan secara cepat, semoga dengan peran serta KADIN Akan terlihat SDM yang unggul.
Membentuk karakter sedari dini memang pilihan yang positif.
Banyak hal yang bisa dilakukan,yaitu salah satunya dengan pengenalan Literasi Digital. Seperti yang diketahui SDM zaman modern seperti sekarang bukan tidak mungkin membutuhkan anak anak yang memiliki pemikiran selangkah maju kedepan
Setuju mba, menciptakan sdm unggul dengan literasi sejak dini itu penting. Jadi generasi penerus kita gak akan lagi tuh terkena hoax kaya kemarin-kemarin. Kalo saya, dari kecil rajin bacain buku cerita untuk anak saya, jadi sekarang dia seneng banget baca buku tentang sains, dino dan robot. Cita-citanya mau jadi ahli robotik dunia katanya.
Era digital, maka semua juga serba digital ya mas, termasuk literasi
Anak-anak sekarang memang banyakan pegang gadget, tinggal diarahin aja agar lebih positif, merangsang imajinasi dan kreatifitas nya
Bonus demografi sepertinya hebat. Tetapi jangan asal banyak, sebaiknya SDM unggul ya faham berbagai jenis literasi..
Untuk generasi Alpha sepertinya lebih mudah mengenalkan literasi digital. Yang saya khawatirkan justru generasi X dan Baby Boomer yg baru mengakses internet di usia tua. Ini kerasa banget kalo di grup WA keluarga besar, om tante dan pakde bude sering share berita hoaks. Mereka cenderung mudah percaya apa saja yang ada di internet. Mau negur mulu gak enak, kayak ngelawan orang tua. Hehe… Maaf malah curhat.
Semoga emak dari generasi alpha, saya pun harus menyiapkan diri untuk menjadi ibu yg unggul, demi anak-anak yg unggul. Betul kutipan Pak Habibie di atas mba.
Terampil dan produktif jadi syarat buat Sumber Daya Manusia yg unggul ya Mbak… Mudah2an kedepannya Indonesia panen SDM-SDM unggul agar Indonesia bs seproduktif China dan Korsel.
Literasi memang sangat penting jika ingin punya SDM unggul. Kebanyakan anak muda sekarang sulit kalau diminta membaca. Mungkin hanya 5 atau 6 persen yang sudah bagus literasinya. Bahkan mahasiswa pun banyak yg literasinya menengah ke bawah.
Bener banget nih, sekarang Indonesia udah memasuki era industri 4.0 penting banget yang namanya literasi ditekankan pada masyarakat.
Banyak baca untuk bisa mengolah data sebelum akhirnya berbicara adalah kunci keberhasilan nyaris di semua bidang. Literasi saat ini paling pas ya dg pendekatan digital, sejak dini. Agar anak-anak tidak terpapar oleh informasi yang salah.
Untuk generasi Alpha sepertinya lebih mudah mengenalkan literasi digital. Yang saya khawatirkan justru generasi X dan Baby Boomer yg baru mengakses internet di usia tua. Ini kerasa banget kalo di grup WA keluarga besar, om tante dan pakde bude sering share berita hoaks. Mereka cenderung mudah percaya apa aja yang ada di internet. Mau negur mulu gak enak, kayak ngelawan orang tua. Hehe… jadi curhat.
Anak-anak jaman sekarang emang pinter-pinter banget. Beda dengan anak taun 90an atau di bawahnya. Tapi sayangnya kalau saya liat di pelosok desa, mereka lebih suka memanfaatkan teknologi untuk hobi yang terlihat mubazir, game online. Jika sudah begitu, ucapannya tidak berkualitas banyak keluar dari mulutnya. Disini orang tua wajib mendidik dan mengarahkan anak agar tidak terpengaruh pergaulan negatif
Digital memang bisa bikin maju generasi muda,,semoga bisa merata juga sampai ke pelosok. Mantap kak
Peran serta pemerintah dalam mewujudkan SDM unggul itu sangat sentral. Untunglah Kadin sebagai salah satu lembaga pemerintah sudah memulainya, dan saya yakin lembaga pemerintah lainnya juga begitu. Harapannya kelak kita memang bisa mendapatkan keuntungan dari bonus demografi itu
akhirnya masa yg ditunggu2 hadir, semoga bonus demografi ini memang benar2 membawa dampak kemajuan untuk Indonesia. Kalau dilihat trennya, Indonesia semakin maju, PDB bruto mencapai 5%, ini bagus. optimisme harus tetap dipertahankan. Malah saya jadi senang liat pengelolaan SDM dengan ditunjukknya Mendikbud yang baru membawa perubahan sistem yang akan dilaksanakan tahun depan
Nice post! Sangat salut dengan apa yang telah dilakukan.. Tetap Semangat..
Tetapa semangat kaka
Mantap mbak, tapi denger-denger beberapa daerah di Indonesia sudah terlewat masa-masa bonus demografinya
Betul kak terlebih daerah Jawa Ya
Melek tekhnologi ini wajib diketahui oleh seluruh masyarakat ya, karena di jaman 4.0 ini semua serba digital. Usaha semakin maju bersamanya.
Semoga dengan SDM unggul, Indonesia semakin dihargai oleh dunia luar.