Perbedaan Flu dan Pilek serta Cara Pencegahannya

Perbedaan Flu dan Pilek serta Cara Pencegahannya harus dicermati. Dunia disibukkan pandemi wabah virus COVID-19, dengan gejala mirip flu. Indikasi tertular virus corona diawali dengan flu, bersin-bersin, radang tenggorokan, sesak nafas, demam serta batuk. Gejala yang sebelumnya terlihat sebagai penyakit ringan kini menjadi sesuatu yang harus diwaspadai. Pada tahap flu dan pilek,  diawali dengan hidung tersumbat, mata berair atau ingus yang mengalir terus menerus. Hal ini dapat diantisipasi jika anda bisa membedakan keduanya.

Perbedaan Flu dan Pilek Yang Harus Dicermati dan Cara Pencegahannya
Pencegahan Flu dan Pilek | Freepik

Apa itu Flu ?

Flu adalah suatu keadaan dimana virus menyerang saluran pernafasan seperti hidung, tenggorokan dan paru-paru. Flu mudah menular lewat udara yang terpapar percikan air liur ketika penderita sedang bersin atau batuk. Virus flu biasanya merajalela ketika musim pancaroba tiba dimana terjadi peningkatan kelembaban dan suhu selama musim peralihan.

Virus flu yang menyerang sistem pernafasan secara keseluruhan disebut influenza. Untuk influenza musiman ada pada kategori influenza A dan Influenza B. Sedangkan influenza C adalah jenis influenza yang terjadi sepanjang tahun.

Indikasi Awal Terkena Flu

Jika anda terkena flu maka indikasi awalnya adalah hidung tersumbat, sering batuk, sakit kepala, demam, radang tenggorokan tidak berselera makan, nyeri otot dan kelelahan berkepanjangan. Puncak dari flu ada pada hari keempat dan akan membaik sendiri dengan catatan sistem kekebalan tubuh anda ditingkatkan kekuatannya.

Penularan Virus Flu

Virus Flu dapat menular  jika anda menyentuh benda yang disentuh penderita flu. Seperti handle pintu, mesin ATM, atau pun peralatan lain yang dipakai bersama. Jika tangan anda tidak dicuci setelah menyentuh benda yang ada virus flu atau bergantian memakai barang yang sama dengan penderita flu, maka anda rentan tertular. Virus flu mendiami tubuh penderita selama 3-4 hari untuk kemudian menularkan pada orang lain.

Komplikasi Flu

Jika anda menderita flu yang tak kunjung sembuh walaupun sudah diobati maka pemeriksaan ke tenaga kesehatan atau dokter perlu diulang lagi. Komplikasi dapat ditemukan pada penderita flu berkepanjangan yang mengakibatkan timbulnya radang paru, radang otot, masalah jantung serta gangguan sistem saraf pusat. Komplikasi flu rentan terjadi pada orang dengan sistem imunitas lemah karena  mempunyai penyakit sebelumnya seperti asma, diabetes atau jantung serta ibu hamil dan orang lanjut usia

Apa itu Pilek ?

Pilek terjadi ketika anda merasakan hidung berair atau tersumbat. Penyebab pilek adalah virus atau alergi udara kotor. Infeksi virus rhinovirus pada pilek mempengaruhi hidung, telinga dan tenggorokan. Jika anda terserang pilek maka dalam hitungan satu minggu atau 10 hari akan sembuh dengan sendirinya dengan syarat sistem imunitas tubuh anda ditingkatkan.

Indikasi Awal terkena Pilek

Sering bersin dan hidung berair, nyeri pada bagian wajah, hidung dan telinga, berkurangnya daya penciuman, nyeri menelan, nyeri otot sendi dan rasa lemas pada tubuh serta nafsu makan menurun. Hidung yang berlendir akan mengeluarkan ingus berwarna bening selama awal terkena pilek selanjutnya ingus akan berubah warna menjadi lebih kental dan keruh.

Jika ingus sudah keruh artinya virus pilek sedang dilawan oleh imunitas tubuh. Pilek akan bertahan selama 3 hari pertama sejak virus menginfeksi. Selang 7 – 10 hari gejala pilek umumnya membaik dengan sendirinya jika daya tahan tubuh menguat.

Penularan Pilek

Virus pilek menular melalui percikan ludah ketika ada orang yang bersin dan batuk. Jika tangan menyentuh benda yang terpapar virus pilek atau menggunakan benda yang sama dengan penderita maka anda bisa tertular pilek. Jika penyebab pilek adalah alergi, maka anda harus menghindari pemicu pilek seperti,asap, debu, serbuk tanaman, udara dingin atau efek samping dari obat-obatan.

Komplikasi Pilek

Pilek yang tak kunjung sembuh dapat memicu bronkitis, radang tenggorokan dan infeksi telinga akut. Jika anda pilek dan belum menunjukkan tanda kesembuhan setelah 10 hari, maka konsultasikan kembali dengan tenaga kesehatan atau dokter untuk tindakan lebih lanjut.

Cara Pencegahan Flu dan Pilek

Untuk mencegah flu dan pilek yang terutama adalah meningkatkan daya tahan tubuh secara berkala. Berikut langkah sederhana mencegah flu dan pilek yang bisa dilakukan secara mandiri.

1.Istirahat yang cukup. Istirahat termasuk jam tidur yang terpenuhi 8 jam sehari.

2. Minum air putih minimal 8 gelas atau 2 liter sehari. Minum air putih dapat melembabkan tenggorokan sehingga terhindar dari radang tenggorokan.

3. Rajin olahraga dan menjemur punggung. Peregangan sehabis bangun tidur, olah raga ringan dan menjemur punggung di pagi hari berguna untuk membersihkan paru-paru dan mematikan virus. Sinar matahari pagi dibawah jam 10 pagi sangat baik untuk kesehatan tulang.

4. Asupan makan bergizi. Pemenuhan makanan cukup gizi dan vitamin C yang dibutuhkan tubuh dapat menambah daya imunitas tubuh.

Perbedaan Flu dan Pilek Yang Harus Dicermati dan Cara Pencegahannya
Buah dengan Kandungan Vit.C | Freepik

5. Kenali sumber alergi. Salah satu penyebab pilek adalah alergi. Jika anda mengetahui penyebab alergi sebisa mungkin dihindari. Misal kan karena asap kendaraan, debu, asap rokok, serbuk sari tanaman dan udara dingin.

6. Hindari gaya hidup tak sehat. Merokok, begadang dan minuman beralkohol dapat menurunkan tingkat imunitas anda.

7. Jaga kebersihan tubuh. Rajin mandi dua kali sehari, berganti pakaian dan rajin mencuci tangan dengan air mengalir atau menggunakan sanitizer akan menghalau virus untuk mendekat.

8. Melakukan vaksinasi untuk flu, terutama yang rentan mengalami komplikasi flu.

9. Menghindari paparan virus flu atau  pilek. Jadi jika menjumpai penderita didekat anda, sebaiknya  menghindar atau memakai penutup mulut dan hidung  supaya tidak tertular virus flu atau pilek.

Demikian info mengenai Perbedaan Flu dan Pilek serta Cara Pencegahannya. Tetap jaga kesehatan dan tetap semangat ya.

 

 

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.