Cara Atasi Cemas Berlebih Terhadap Ketidakpastian

Pandemi Corona sedang melanda dunia. Semua diliputi ketidakpastian yang berakibat timbul rasa cemas berlebih. Hal ini terjadi karena belum ada obatnya. Lalu bagaimana menyikapi sebuah ketidakpastian ini ? Simak cara sederhana untuk mengatasinya.

Sebagai manusia kita diberikan akal, budi dan pikiran untuk dapat bertahan ditengah banyak rintangan dan halangan yang ada di dunia. Segala sesuatu dalam hitungan detik dapat terjadi di luar prediksi dan kuasa manusia sebagai mahluk penghuni bumi.

Apa itu Cemas ?

Dalam bahasa kesehatan, kecemasan adalah suatu gangguan psikologis dengan karakteristik rasa takut, pesimis terhadap masa depan, rasa gugup dan rasa khawatir berkepanjangan sehingga menghalangi seseorang untuk menjalani kegiatan sehari-hari secara produktif.

Cara Atasi Cemas Berlebih Terhadap Ketidakpastian
Cara Atasi Cemas Berlebih Terhadap Ketidakpastian

Indikasi dilanda Cemas Berlebih

Seorang teman bercerita bagaimana ia setiap satu jam sekali memakai hand sanitizer padahal ia hanya berdiam di rumah saja. Seorang kawan lainnya bercerita bagaimana ia tidak pernah tidur nyenyak dan selalu terjaga tengah malam hanya untuk memastikan suami tercinta masih dalam keadaan bernafas.

Kawan saya ini hanya seorang ibu rumah tangga yang mengurus kedua buah hati usia balita. Ia diliputi kecemasan teramat sangat bahkan sampai terbawa mimpi. Di dalam mimpinya, ia menjumpai suaminya berbaris memakai baju putih seperti hendak terbang ke langit. Begitu ceritanya.

Informasi dan Berita yang Memicu Cemas Berlebih

Masih banyak cerita menyesakan mengenai rasa cemas berlebih pada setiap orang yang kebetulan saya jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Karena sedang ada pembatasan fisik atau “physical distancing” maka kisah-kisah rasa cemas itu banyak saya temui di ranah sosial media yang kerap menjadi ajang keluh kesah. Sudah tak terhitung pesan-pesan pesimis di grup percakapan walaupun banyak pesan yang optimis.

Banyak juga ragam unggahan kecemasan berlebih di sosial media mengenai suramnya masa depan dan ketakutan akan bencana wabah virus corona. Belum lagi ditambah sebaran berita hoax yang tak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Semua membaur menjadi satu sampai tak terlihat mana berita informasi dan mana berita sensasi.

Cara Atasi Cemas Berlebih Terhadap Ketidakpastian

Saya hanya ingin berbagi pandangan mengenai Cara Atasi Cemas Berlebih Terhadap Ketidakpastian secara sederhana. Sebagai seorang pengamat hiruk pikuk sosial media, semua ulasan saya bersifat opini pribadi.

1.Tidak ada yang pasti di dunia ini. Kepastian adalah harapan manusia, namun ketidakpastian adalah nyata adanya. Belajar untuk melakukan yang terbaik dan menyerahkan segalanya pada Yang Kuasa. Apapun yang terjadi memang sudah harus terjadi. Melakukan yang terbaik adalah ikhtiar kita sebagai manusia yang diberikan akal, budi dan pikiran.

Seperti saat ini, himbauan dari pemerintah untuk #dirumah saja adalah wujud kecintaan kita pada diri sendiri dan orang lain. Karena dengan berkegiatan dirumah saja maka kita sudah menyelamatkan banyak orang untuk tidak tertular virus yang tak tampak wujud dan rupanya.

2. Mengakrabkan kembali hubungan sesama anggota keluarga. Harta paling berharga adalah keluarga. Sesuatu akan terasa bermakna  setelah kita kehilangan. Dengan banyak waktu #dirumah saja maka intensitas pertemuan antara sesama anggota keluarga menjadi lebih banyak. Ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi ulang apakah hubungan ayah dan anak, bunda dan anak atau hubungan ayah dan bunda sudah sesuai dengan yang diharapkan. Untuk hubungan ayah dan anak ada beberapa tips di sini.

Menjelaskan Situasi pada Buah Hati

Bagi yang sudah berkeluarga dan memiliki buah hati, tentu akan mendapat beragam pertanyaan mengenai situasi dan kondisi terkait himbauan #dirumahsaja. pertanyaan seperti, kenapa tidak lagi jalan – jalan ke tempat bermain di mall, kenapa ayah dan bunda lebih banyak menghabiskan waktu di rumah saja, kenapa tidak boleh bermain dengan teman – teman di taman bermain dan sebagainya.  Sebagai orang tua, anda mempunyai andil dalam memberikan pemahaman kepada buah hati dengan bahasa sederhana yang dapat dimengerti.

3.Kenali sensitifitas dan ketahanan diri. Sebagai individu dewasa tentu kita sudah mengenal ambang batas ketahanan diri dan sensitifitas dalam membaca, mendengar dan melihat. Jika anda termasuk orang yang mempunyai sensitifitas tinggi maka apapun yang melintas didepan anda, baik yang dibaca dan didengar, dilihat sebagian besar akan masuk kedalam pikiran, rasa dan sanubari secara mendalam. Jika dibiarkan ini akan memicu rasa cemas berlebih berujung pada depresi dan rasa pesimis.

Cara paling sederhana untuk meminimalisir segala sesuatu yang dapat membuat pertahanan diri anda jatuh pada kecemasan berlebih adalah dengan menghindari asal sumber muasalnya. Jika anda mempunyai sosial media dan kerap membaca informasi yang membuat pikiran dan perasaan anda cemas tak berkesudahan maka unistall atau copot saja sosial media tersebut dari perangkat seluler anda. Gunakan perangkat seluler kembali ke ranah aslinya hanya untuk berkabar berita dengan sanak saudara pada saat tertentu atau jika ada berita yang sangat penting sekali,

Tetap Menjalin Hubungan Sosial

Lalu bagaimana dengan pertemanan sosial melalui sosial media? mungkin itu pertanyaan anda selanjutnya. Ya tentu saja untuk urusan pertemanan tetap berjalan hanya saja wadahnya untuk saat ini tidak melalui dunia nyata. Melainkan melalui aplikasi percakapan atau sosial media. Namun tentu saja ada pembatasan yang anda buat sendiri untuk menjaga kesehatan jiwa anda.

Contoh sederhana, jika anda mendapatkan berita, gambar, video atau apapun yang tidak menyertakan sumbernya dengan jelas langsung saja dihapus. Jangan dijadikan bahan diskusi atau disebarluaskan pada grup percakapan di aplikasi atau sosial media anda. Selain menyehatkan pikiran dan jiwa hal ini membantu tidak menambah riuh informasi yang bertebaran di grup percakapan sosial media.

4. Buat daftar kegiatan yang berbeda dan menyenangkan. Siapapun akan merasa jenuh jika melakukan kegiatan namun dibatasai ruang dan jarak. Bagi anda yang aktif berkegiatan di luar rumah, mungkin setelah seminggu hanya #dirumahsaja akan timbul kebosanan. Cara mengatasinya dengan melakukan jadwal kegiatan harian secara berbeda.

Misalkan sehabis bangun subuh dan ibadah pagi, anda dapat melakukan olah raga ringan sebelum melakukan pekerjaan kantor secara offline, atau sebelum melakukan pekerjaan rumah tangga atau sebelum mendampingi buah hati belajar online class.

Kegiatan yang Menyenangkan

Hari berikutnya setelah berolahraga pagi anda dapat membersihkan halaman rumah, menata tanaman dengan si kecil sebelum melakukan pekerjaan inti. Hari sabtu, minggu saatnya quality time menghabiskan waktu bersama buah hati untuk membersihkan mainan atau membuat cemilan ringan.

Jadwal kegiatan yang tidak monoton setiap hari akan membantu anda mengusir kejenuhan sehingga anda akan terbebas dari rasa cemas berlebih. Karena energi anda sudah disalurkan untuk kegiatan menyenangkan setiap hari.

5. Sediakan “me time”. Situasi dan kondisi yang mengharuskan #dirumahsaja tidak melulu diisi dengan kegiatan bersama anggota keluarga. Ada saat dimana anda menyediakan waktu untuk mengapresiasi diri sendiri. Misalkan setelah jam tidur buah hati anda dapat membaca novel, menonton koleksi film drakor, menulis blog, merajut, meditasi, dan kegiatan yang dapat membangkitkan mood anda sebagai diri pribadi.

Adanya “me time” diharapkan mood boosting akan kembali dan pikiran, hati serta jiwa anda dapat lebih tenang kembali. Sehingga apapun yang tersaji di hadapan anda tidak mempengaruhi kesehatan jiwa anda. Ini adalah salah satu Cara Atasi Cemas Berlebih Terhadap Ketidakpastian.

6. Selalu Jaga Kebersihan. #Dirumahsaja tidak berarti malas membersihkan badan, tidak berarti mandi hanya sehari sekali, tidak menjadi jarang berganti pakaian dengan alasan “tidak pergi ke luar rumah”. Ditengah situasi wabah yang tidak jelas bentuk dan wujudnya namun berdampak sangat fatal bagi kesehatan, tentu kita senantiasa berikhtiar untuk melakukan usaha supaya terhindar dari sesuatu yang tidak diinginkan.

Rajin Membersihkan Tubuh dan Tempat Tinggal

Rajin mandi, rajin berganti pakaian dan sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir adalah siasat kita agar senantiasa sehat dan kuat untuk menghadapi virus ini. Tempat tinggal yang kita diami juga harus rajin dibersihkan untuk menghalau virus.

7. Perhatikan Asupan Makanan Bernutrisi. Dalam situasi #dirumahsaja saatnya sebagai orangtua atau individu memberikan perhatian lebih terhadap asupan makanan dan minuman yang akan masuk kedalam tubuh. Membuat sendiri atau istilah “balik kedapur” untuk semua hidangan walaupun sederhana namun sehat dan pastikan memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Virus ini akan menjauh jika imunitas tubuh meningkat. Mengurangi makanan cepat saji dan jajanan diluar serta lebih sering konsumsi makanan bernutrisi sehat yang dibuat sendiri adalah salah satu jalan untuk dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

8. Jangan Lupa Berdoa. Doa adalah permintaan pertolongan dari hamba ke pada Sang Pencipta. Dengan berdoa kita memasrahkan segala sesuatu pada NYA. Apapun keputusan dari NYA itulah yang terbaik untuk umatnya walaupun dalam kaca mata kita sebagai manusia terkadang tidak atau belum dapat menerima keputusan NYA.

Untuk saat ini ke 8 cara ini saya praktikkan sendiri untuk diri pribadi dalam mengatasi cemas berlebih ditengah pandemi wabah virus corona ini. Jika teman-teman ada pendapat lain boleh share ya dikolom kementar ya.  Mari kita bersama-sama dimulai dari diri sendiri untuk berkegiatan #dirumahsaja menghindari keramaian, meningkatkan imunitas tubuh  dan semoga badai ini cepat berlalu. Indonesia pasti bisa.

Referensi;

  • Apa itu kecemasan https://www.docdoc.com/id/info/condition/kecemasan/

 

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.