Cara Meredakan Sakit Gigi dengan Bahan Unik Sederhana

Cara Meredakan Sakit Gigi dengan Bahan Unik Sederhana. Sakit gigi adalah kondisi yang dapat menganggu konsentrasi dan kenyamanan berkegiatan. Proses mengunyah makanan menjadi terganggu. Selanjutnya mempengaruhi konsentrasi berpikir karena perut lapar namun tidak bisa mengunyah makanan dengan nyaman. Jika dibiarkan dapat merusak suasana hati dan menurunkan tingkat produktifitas.

Secara umum penyebab sakit gigi ada dua jenis. Pertama sakit gigi karena timbulnya rasa nyeri akibat gangguan fungsi organ tubuh seperti gangguan saraf wajah dan penyakit jantung. Kedua sakit gigi karena adanya gangguan pada rongga mulut. Penyebab saki gigi yang kedua dapat diatasi dengan bahan unik dan sederhana sebelum lebih lanjut pergi ke dokter Gigi.

Cara Meredakan Sakit Gigi
Sakit Gigi | Freepik

Penyebab Sakit Gigi dan Solusi Pencegahan Dini

1. Gusi Bengkak. Pada kasus ini gusi terlihat meradang yang diakibatkan penumpukan plak disekitar gusi. Plak atau karang gigi terjadi akibat penumpukan sisa makanan yang tertinggal di mulut. Hal ini disebabkan kurangnya menjaga kebersihan gigi secara teratur.

Solusi untuk menghindari penumpukan plak atau karang gigi dengan rajin membersihkan sisa-sisa makanan yang tertinggal ketika mengunyah. Bisa dengan sikat gigi atau menggunakan benang gigi (Dental Folss)

2. Gigi Berlubang. Sering mengkonsumsi makanan dan minuman yang terlalu manis membuat bakteri leluasa tumbuh di rongga mulut. Sisa makanan minuman manis membentuk asam yang secara perlahan mengikis enamel gigi. Lambat laun gigi akan berlubang karena habisnya enamel sebagai pelindung gigi.

Menambal Gigi Berlubang

Solusi pencegahan dini, segera berkumur dengan air putih sehabis mengkonsumsi makanan minuman yang manis. Lebih baik jika langsung menyikat gigi supaya sisa makanan minuman manis tidak sempat membentuk asam. Jika gigi terlanjur berlubang segera melakukan penambalan ke dokter Gigi.

3. Gigi tumbuh tidak sempurna. Umumnya pertumbuhan gigi manusia berakhir di usia 25 tahun. Gigi bungsu atau graham belakang akan tumbuh paling akhir. Masalah terjadi jika ruang tempat tumbuhnya gigi bungsu ini sudah tidak ada. Akibatnya gigi bungsu tumbuh tidak sempurna. Terkadang gigi hanya terlihat sebagian yang muncul dipermukaan. Pertumbuhan gigi bungsu yang tidak sempurna menyebabkan gusi sakit dan nyeri

Solusi pencegahan, jika gigi bungsu belum tumbuh sebaiknya rutin melakukan pemeriksaan secara berkala ke dokter Gigi. Hal ini dimaksudkan supaya perkembangan gigi bungsu dapat terpantau dengan baik. Sehingga tindakan penanganan gigi bungsu dapat diambil sebelum gusi dan gigi menjadi sakit.

4. Gigi Busuk. Penyebab gigi busuk karena rusaknya enamel gigi akibat dikikis asam. Sisa makanan yang mengandung gula dan sudah tercampur bakteri akan berubah menjadi asam. Penyebab lain gigi busuk kurangnya asupan flouride. Selain itu tertinggalnya sebagian gigi dan akar gigi yang tidak tercabut dengan sempurna  dapat menyebabkan gigi busuk.

Solusi pencegahan jika ada gigi dan akar yang belum tercabut sempurna, sebaiknya berkonsultasi ke dokter Gigi. Untuk mencegah rusaknya enamel gigi dapat dicegah dengan rutin menggosok gigi menggunakan pasta gigi mengandung flouride. Periksa kesehatan gigi setidaknya 6 bulan sekali ke dokter Gigi.

Gejala Awal Sakit Gigi

1. Mulut berbau tak sedap. Sebagian besar penyebab mulut berbau tak sedap dari sumber makanan yang dikonsumsi. Penyebab lainnya ada sebagian akar atau gigi yang tertinggal ketika gigi tanggal. Gigi berlubang juga dapat menyebabkan mulut berbau tak sedap karena timbunan sisa makanan yang tertinggal pada lubang gigi.

2. Nyeri pada gusi dekat akar gigi. Beberapa penyebab nyeri pada gusi bisa disebabkan gigi sensitiv karena gusi turun akibat berkurangnya lapisan enamel gigi. Hal ini dapat terjadi jika konsumsi makanan panas dan dingin secara bersamaan atau yang bersifat asam. Kondisi gigi yang retak juga dapat menyebabkan nyeri pada gusi dan akar gigi.

Infeksi pada Gigi

3. Demam dan kepala terasa pusing. Pada orang dewasa kondisi demam dan pusing ketika sakit gigi biasanya terdapat infeksi pada gigi atau abses. Penyebabnya adalah bakteri yang menginfeksi rongga disekitar akar gigi maupun gusi. Abses ini berisi nanah dan akan pecah dengan sendirinya. Setelah nanah pecah, demam serta pusing akan reda. Namun jika abses tidak pecah maka wajib pergi ke dokter Gigi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

4. Nyeri untuk membuka mulut. Nyeri membuka mulut ketika sakit gigi dipicu sakit rahang. Salah satu penyakitnya adalah abses gigi. Jika abses gigi mempengaruhi tulang penyangga gigi maka dapat menjalar sampai jaringan rahang sehingga menyebabkan sakit rahang.

Cara Meredakan Sakit Gigi dengan Bahan Unik Sederhana

1. Berkumur dengan air cuka. Cuka adalah bahan dapur untuk meredakan sakit gigi. Dua jenis cuka yang dapat digunakan adalah cuka masak dan cuka apel. Sifat cuka yang antibakteri dan antimikroba ampuh membunuh kuman penyebab sakit gigi.

Cara menggunakan, larutkan cuka 1/2 sendok teh ke dalam segelas air hangat. Kumur – kumur dalam mulut tahan di area yang sakit selama 30 detik. Segera dibuang jika sudah selesai berkumur. Cara lain teteskan cuka pada kapas atau cotton bud, tempelkan pada gigi yang sakit selama 30 detik.

2. Berkumur dengan air garam. Kandungan natriun klorida pada garam dapat menekan pertumbuhan bakteri dimulut. Sifat basa pada garam  dapat mematikan bakteri. Larutan air garam juga dapat mengurangi peradangan akibat infeksi.

Larutan Air Garam

Larutkan 1/2 sendok teh garam pada air hangat aduk rata dan kumurkan pada mulut. Pada bagian yang sakit tahan larutan air garan selama 30 detik. Segera dibuang selesai berkumur.

3. Mengunyah bunga cengkeh utuh. Senyawa eugenol pada bunga cengkeh bersifat anti peradangan. Sifat bunga cengkeh yang mengandung antibakteri, antijamur dan antioksidan dapat meredakan inflamasi di gigi. Jika gigi masih mampu digerakkan untuk mengunyah, maka kunyahlah satu buah bunga cengkeh kering sampai keluar sarinya. Arahkan ke gigi yang sakit. Maka nyeri akan mereda.

Bunga Cengkeh | Freepik

4. Meneteskan minyak cengkeh. Jika gigi sangat sakit dan tak bisa digunakan mengunyah, maka minyak cengkeh dapat digunakan untuk meredakan sakit gigi. Caranya teteskan minyak cengkeh secukupnya ke cotton bud, tempelkan pada gusi dan gigi yang sakit selama 30 detik. Senyawa eugenol dipercaya dapat mematikan saraf untuk sementara waktu sehingga rasa sakit menjadi tak terasa.

Minyak Cengkeh

Penggunaan minyak cengkeh harus berhati-hati jangan sampai tertelan karena kandungan senyawanya dapat menyebabkan sakit perut. Setelah menempelkan minyak cengkeh pada gigi dilanjutkan berkumur dengan air putih untuk membersihkan sisa minyak cengkeh

5. Berkumur dengan air rebusan daun jambu biji. Daun jambu biji tak kalah berkhasiat dibandingkan buahnya. Kandungan antiradang sekaligus pereda nyeri pada daun jambu biji ampuh mengobati sakit gigi.

Caranya, ambil 7 lembar daun jambu biji, cuci bersih dan rebus dalam panci dengan dua gelas air ditambah sejumput garam. Setelah mendidih dan berkurang airnya menjadi satu gelas, matikan api dan dinginkan. Setelah itu kumurkan pada rongga mulut rebusan air daun jambu biji selama 30 detik. Arahkan ke area gigi yang sakit.

6. Kompres dengan irisan bawang. Bawang merah maupun bawang putih, mempunyai kandungan zat allicin sebagai antiseptik dan antimikroba. Ini dapat mengendalikan nyeri gigi sekaligus menghilangkan kuman dan bakteri penyebab sakit gigi.

Caranya, pilih satu siung bawang merah atau bawang putih kupas dan cuci bersih. Iris tipis bawang tersebut dan tempelkan atau kompres pada gusi dan gigi yang sakit. Jika gigi bisa digunakan mengunyah, kunyahlah salah satu bawang yang sudah dikupas. Zat allicin pada bawang akan membunuh bakteri penyebab sakit gigi.

Demikian tips Cara Meredakan Sakit Gigi dengan Bahan Unik Sederhana. Jangan lupa tetap menjaga kesehatan gusi dan gigi dengan rajin menggosok gigi. Gigi sehat, kegiatan berjalan lancar. Selamat Mencoba.

 

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.