Satu Cinta untuk Dua Hati dalam Resensi Kekasih Semusim

Perasaan cinta adalah fitrah manusia. Namun bagaimana jika terjadi satu cinta untuk dua hati seperti dalam Kekasih Semusim. Kisah ini ditulis dalam novel romantis karya penulis berbakat Dini Fitria.

Cinta tidak bisa memilih, ia bisa hadir begitu saja tanpa permisi. Satu waktu cinta bisa membius perasaan seseorang hingga ke awang-awang. Detik itu juga cinta bisa menghunjam perasaan seseorang tanpa ampun ke dasar samudra yang gelap dan paling dalam. Begitulah perjalanan cinta para tokoh utama kekasih semusim yang saling berkelindan melintasi waktu.

Kekasih Semusim
Salah satu bab dalam Novel Kekasih Semusim

Kekasih Semusim

Nina sebagai ibu tunggal berusaha mati-matian melindungi putri semata wayangnya Kanaya dari perasaan cinta yang menyakitkan. Hal ini berangkat dari pengalaman Nina atas nama pengkhianatan cinta pada masa lalu. Sedangkan Kanaya seorang gadis muda berusia 21 tahun dengan segala mimpi dan angannya bertekad mendapatkan cinta sejati sampai mengabaikan naluri rasionalitasnya.

Nina sadar bahwa Kanaya sebagai anak mempunyai pilihan dan jalan sendiri untuk mengarungi kehidupan. Namun bayangan masa lalu Nina yang teramat menyakitkan membuat ia sangat protektif terhadap Kanaya.

Ketika akhirnya Kanaya jatuh cinta dengan seseorang, ia tega melakukan seribu satu kebohongan untuk mengelabui Nina. Hubungan ibu dan anak yang naik turun bagai roller coaster ini adalah luapan dari ego pemahaman kebenaran versi keduanya.

Di sisi lain Reno sebagai lelaki mapan yang sejatinya hanya mencintai diri sendiri hadir dan memberi warna dalam kehidupan Kanaya. Perlakuan Reno mampu meyakinkan Kanaya bahwa pencarian akan cinta sejati sudah ditemukan.

Rahasia Peristiwa Masa Lalu

Namun ada satu rahasia besar tersembunyi antara tiga tokoh utama berkaitan peristiwa masa lalu yang belum termaafkan. Dalam Kekasih Semusim, rangkaian cerita percintaan disajikan mengalir dan sangat menyentuh hati.

Setiap lembar novel roman ini penuh kejutan-kejutan yang akan membuat pembaca tidak sabar untuk melanjutkan pada lembaran berikutnya. Tidak hanya itu, lokasi cerita yang menggambarkan kota-kota sarat sejarah membuat pembaca seperti menjelajah lorong waktu pada masa lalu.

Penulis novel ini sangat jeli membangun kisah percintaan dipadukan dengan ragam pemandangan negeri Eropa Tengah. Gambaran bangunan kuno disajikan berupa kastil-kastil, patung-patung renaissance, pertunjukan jam astronomi Old Town Square , Pegunungan Alpen, danau dan dermaga tua. Setiap lembaran cerita berikut pemandangan alam dan kota tuanya seolah mengajak pembaca ikut larut menjelajah berbagai sudut tempat historis bersama tokoh utama.

Selain percintaan, novel Kekasih Semusim bercerita tentang sosok Eyang Yono yang kehilangan kewarganegaraan karena situasi politik pada zaman dahulu. Eyang Yono yang terdampar menjadi warga negara kota Praha Republik Ceko memberikan banyak pelajaran kehidupan. Khususnya berkaitan dengan pemaafan dendam atas peristiwa yang terjadi pada masa lalu.

Identitas Buku Kekasih Semusim karya Dini Fitria

Memaafkan Dendam Masa Lalu

Buat Nina, Eyang Yono tidak sekedar narasumber berkaitan dengan pekerjaannya. Eyang Yono sudah menjadi oase dengan kata-kata bijaknya yang perlahan menyembuhkan luka batin Nina akibat pengkhianatan cinta.

Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari novel Kekasih Semusim. Bahwa tidak semua yang direncanakan manusia itu baik di mata Tuhan. Bahkan sesuatu yang tidak baik menurut kacamata manusia sejatinya itulah yang terbaik di mata Tuhan.

Sampul novel ini berwarna krem berkelir huruf emboss warna coklat dilengkapi ilustrasi tiga tokoh utama. Tebal halaman novel berjumlah 412 lembar. Ditulis dalam 38 bagian. Adapun novel ini diterbitkan oleh PT. Falcon. Secara keseluruhan tampilan novel ini menarik untuk dimiliki dan dibaca lebih lanjut.

Demikian Review dari Novel Kekasih Semusim. Bagaimana akhir cerita Satu Cinta untuk Dua Hati pada tiga tokoh utama Kekasih Semusim? Akankah cinta berpihak pada satu dari dua hati? Yukk dibaca cerita dalam novel romantis Kekasih Semusim karya Dini Fitria.

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.