Cara Diskusi pada Anak Usia Pubertas Tentang Menstruasi

Remaja putri yang masuk usia pubertas akan mengalami menstruasi. Ibu harus mengetahui Cara Diskusi pada Anak Usia Pubertas Tentang Menstruasi.

Anak remaja putri yang mengalami menarke atau menstruasi pertama kali tentu masih dilanda kebingungan atas perubahan dalam tubuhnya. Rasa malu, cemas dan tidak nyaman membuat anak sedikit tertekan. Belum lagi jika anak tidak cukup mendapatkan pemahaman edukasi yang benar tentang menstruasi dari ibunya.

Menstruasi
Kesadaran Perempuan tentang Manajamen Kebersihan Menstruasi

Menstruasi

Pada umumnya sebagian ibu merasa tabu berbicara tentang menstruasi pada remaja putri ketika masuk masa pubertas. Penyebabnya selain keengganan juga budaya yang memandang tabu segala sesuatu tentang seksualitas. Padahal remaja putri ketika masuk usia pubertas mengalami perubahan fisik, fungsi reproduksi dan perubahan emosional.

Akibatnya banyak remaja putri mencari tahu informasi tanpa pendampingan dan berujung pada kesalahan pemahaman tentang seksualitas. Pada fase ini seharusnya remaja putri dibekali dengan edukasi tentang kesehatan menjaga alat reproduksi. Salah satunya ibu harus mengajarkan manajemen kebersihan menstruasi

Manajemen Kebersihan Menstruasi

Setiap tanggal 28 Mei diperingati sebagai “Hari Kebersihan Menstruasi” tujuannya supaya perempuan semakain sadar mengenai manajemen kebersihan menstruasi (MKM). Seperti kita ketahui sebagian masyarakat masih tabu ketika membahas persoalan menstruasi. Padahal ini erat kaitannya dengan kesehatan alat reproduksi perempuan.

Alasan pemilihan tanggal 28 berkaitan dengan rata-rata siklus periode manstruasi yang umumnya terjadi selama 28 hari pada perempuan. Sedangkan bulan Mei yang disimbolkan dengan angka 5 berkaitan dengan rata-rata lamanya hari setiap kali perempuan sedang dalam fase mendapat menstruasi.

Pengalaman Mengikuti Webinar tentang Menstruasi

Pemahaman tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi atau MKM, dibahas tuntas dalam webinar tanggal 27 Mei 2021 berjudul “Sehat dan Bersih Saat Menstruasi” yang diprakarsai oleh Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia (POGI), Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia dan Mundipharma Indonesia. Saya melalui komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN) sangat senang bisa menyaksikan gelaran webinar yang berisi pengetahuan penting seperti ini.

Area Kewanitaan
Narasumber pada Webinar Sehat dan Bersih Saat Menstruasi

Menurut narasumber Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Dwi Oktavia Handayani, M. Epid, setiap anak perempuan idealnya mempunyai pengetahuan mengenai menstruasi sebelum mengalami menarke. Hal ini penting mengingat anak perempuan harus bertanggung jawab terhadap kesehatan alat reproduksinya.

Diskusi Menstruasi

Setiap ibu yang mempunyai anak perempuan usia pubertas, sebaiknya menyiapkan diri untuk dapat memberikan edukasi menstruasi.  Apa, bagaimana dan resiko yang timbul dari menstruasi harus dijelaskan melalui pendekatan personal kepada anak perempuannya.

Laiknya ibu dapat bertindak sebagai teman yang mengasyikan tanpa bermaksud menggurui. Adapun hal yang harus dipersiapkan ibu antara lain;

• Ibu harus membekali diri dengan informasi benar dari sumber yang tepercaya
• Tidak ada kata tabu ketika berdiskusi masalah menstruasi pada anak
• Pemahaman tentang menstruasi harus diulang setiap kesempatan supaya anak memahami maknanya
• Posisikan ibu sebagai teman atau sahabat dekat anak sehingga nyaman ketika berdiskusi mengenai menstruasi
• Ibu bersedia lebih banyak mendengarkan pendapat anak mengenai mentruasi sembari berdiskusi santai
• Perlihatkan secara lugas benda yang akan digunakan ketika anak sudah mendapat menstruasi
• Jika mempunyai anak remaja pubertas laki-laki, sebaiknya ibu menjelaskan tentang pentingnya mempunyai rasa empati pada perempuan ketika sedang menstruasi

Cara Menjaga Kebersihan Area Kewanitaan Saat Menstruasi

Langkah awal supaya mempunyai alat reproduksi yang sehat tentu harus mengetahui cara menjaga kebersihan area kewanitaan tersebut. Terlebih saat periode menstruasi datang. Biasanya saat menstruasi area kewanitaan mengalami penurunan tingkat keasamaan pH. Sehingga rentan terkena bakteri buruk yang dapat mendatangkan keluhan.

Akibat yang ditimbulkan bisa terjadi keputihan, gatal dan bau tidak sedap pada vagina. Bahkan jika dibiarkan akan berakibat penyakit berbahaya seperti kanker mulut rahim atau kanker serviks. Jika ini terjadi pastinya akan menganggu kenyamanan perempuan ketika berkegiatan.

Anak remaja yang baru pertama kali mendapat menarke seharusnya dapat bertanya segala sesuatu tentang informasi menstruasi pada ibunya. Di sini peran ibu sangat penting untuk memberi edukasi tentang manajemen kebersihan menstruasi. Adapun pengetahuan tentang MKM dapat diterangkan sebagai berikut.

Tentang Pembalut

Banyak aneka pembalut beredar dipasaran saat ini. Ibu dapat menyarankan untuk memilih pembalut yang sesuai dengan kebutuhan remaja. Jenis pembalut ada dua yaitu yang sekali pakai atau yang dapat dipakai berulangkali. Terpenting adalah kedua jenis pembalut dapat menyerap darah dengan baik.

Rajin Mengganti Pembalut

Setiap perempuan akan mengeluarkan darah menstruasi dengan volume yang berbeda-beda. Jika menggunakan pembalut maka darah yang keluar sudah terserap oleh pembalut. Kumpulan darah dalam pembalut mengandung kuman dan bakteri. Semakin lama pembalut menampung darah menstruasi berakibat pada tingkat kelembapan vagina semakin tinggi.

Kondisi ini berakibat kuman pada darah akan masuk kembali ke dalam vagina. Untuk itu penting selalu menjaga kelembapan vagina dengan rajin mengganti pembalut. Idealnya gantilah pembalut minimal 4 jam sekali. Begitu seperti dikemukakan narasumber Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG(K), MPH.

Memperlakukan Pembalut

Pembalut sesudah dipakai penuh dengan darah. Jika pembalut yang digunakan jenis pembalut cuci ulang (terbuat dari kain) maka harus dicuci bersih kemudian dijemur sampai kering. Jika pembalut yang digunakan sekali pakai maka sebelum dibuang harus dicuci bersih sampai tidak ada darahnya lagi.

Pengalaman pribadi jika mencuci pembalut sekali pakai saya akan memeras pembalut yang disiram air berkali-kali sampai darah tidak keluar lagi. Pemerasan pembalut yang penuh darah biasanya saya lakukan di dalam water closet sehingga air perasan bisa diflush ke pembuangan septic tank.

Pembalut sekali pakai yang sudah bersih dari darah, dibungkus dengan kertas dan buang ke tempat sampah. Jangan membuang wujud pembalut penuh darah begitu saja ke tempat sampah. Pembalut penuh darah jika dibuang sembarangan akan menularkan bakteri dari darah yang mengering.

Jangan juga membuang pembalut penuh darah ke dalam water closet karena dapat menyebabkan saluran tersumbat. Material pembalut ada yang dari plastik sehingga susah terurai dalam pembuangan water closet.

Menjaga Kebersihan dan Kesehatan

Saat menstruasi, tubuh perempuan mengeluarkan hormon tertentu yang terkadang membuat aroma badan berbau tidak sedap. Untuk itu jika sedang menstruasi dianjurkan menjaga kebersihan dengan rajin mandi 2 kali sehari.

Mencuci Tangan setelah Mengganti Pembalut

Mengganti pembalut mengakibatkan tangan bersentuhan dengan darah menstruasi. Sangat disarankan mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun. Tindakan ini dilakukan sebelum dan sesudah mengganti pembalut supaya terhindar dari bakteri dari darah yang melekat pada tangan.

Konsumsi Makanan Sehat

Selama menstruasi tubuh memerlukan asupan nutrisi seimbang. Untuk itu konsumsi makanan yang mengandung vitamin A, C, E, Kalium, B dan asam folat sangat dianjurkan. Berbagai vitamin baik ini terdapat pada advokad, jeruk, paprika, lemak ikan, salmon, coklat, teh hijau serta tomat. Jangan lupa konsumsi juga makanan yang mengandung zat besi supaya tidak anemia. Daging merah, unggas, ikan laut sereal adalah makanan yang mengandung zat besi.

Gunakan Pakaian Dalam yang Nyaman

Jenis bahan kain pada pakaian dalam berpengaruh terhadap kenyamanan terlebih saat menstruasi. Bahan katun lebih nyaman digunakan supaya keringat yang keluar dapat terserap. Selain itu gunakan pakaian yang tidak terlalu ketat supaya sirkulasi udara pada permukaan tubuh dapat berjalan dengan baik.

Minum Air Putih Hangat

Perut keram sering terjadi ketika periode menstruasi. Hal ini terjadi karena kontraksi pada dinding rahim. Untuk mengatasinya dapat minum segelas air putih hangat supaya rasa keram pada otot perut berkurang.

Menjaga Kebersihan Vagina

Cara membersihkan vagina yang benar adalah dari depan kebelakang. Gunakan air bersih mengalir secukupnya. Untuk menjaga keseimbangan pH gunakan pembersih area kewanitaan yang mengandung bahan aman dan sehat untuk menjaga kesehatan vagina.

Produk Pembersih Area Kewanitaan

Area kewanitaan mempunyai tingkat kelembapan pH tertentu. Kondisi ini harus dijaga dengan baik supaya bakteri jahat tidak berkembang biak. Salah satu cara menjaga kelembapan vagina dengan menggunakan produk pembersih yang mempunyi pH seimbang.

Betadine Feminine Wash, menyediakan produk pembersih area kewanitaan sesuai jenis kebutuhan. Variannya terdiri dari;

1. Pembersih kewanitaan sehari-hari
Kandungan pembersih vagina ini terdiri dari daun sirih dan prebiotik. Selain itu bebas bahan kimia paraben. Formulanya dibuat sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan alergi. Produk ini sudah melalui tes gynaecologycally sehingga aman digunakan.

2. Pembersih kewanitaan antiseptik
Produk ini mengandung PVPI yang dapat mengatasi gejala keputihan, iritasi ringan, gatal dan bau tak sedap. Hal ini biasanya terjadi ketika masa periode menstruasi datang.

3. Antiseptik kewanitaan dengan aplikator
Mengandung bahan Povidone Iodine (PVPI) yaitu antiseptik yang dapat membunuh virus, bakteri dan kuman ketika vagina terinfeksi. Untuk penggunaannya sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

4. Pembersih kewanitaan “Traveling Essential”
Pembersih ini berupa lembaran tissue basah dengan pH seimbang dan prebiotik. Produk ini diformulasikan tidak sampai menimbulkan reaksi alergi. Terbuat dari bahan organik yang mudah diurai. Sangat praktis untuk dibawa bepergian.

Iritasi Vagina
Pembersih untuk area kewanitaan | betadine.co.id

Cara Mendapatkan Betadine Feminine Wash

Lebih dari 50 tahun produk Betadine sudah ada di seluruh dunia. Produk Betadine digunakan mulai dari skala keluarga yaitu konsumen rumah tangga sampai fasilitas kesehatan setara rumah sakit. Produk Betadine Feminine Wash membantu setiap perempuan untuk peduli dengan masalah kesehatan daerah kewanitaan. Khususnya pada periode menstruasi. Rangkaian produk Betadine Feminine Wash dapat dibeli pada Shopee ataupun Tokopedia. Demikian tips Cara Diskusi pada Anak Usia Pubertas Tentang Menstruasi.

Salam

 

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.