Cara Nyaman Berteman Tanpa Drama Jaman Now

Cara Nyaman Berteman Tanpa Drama Jaman Now. Semakin bertambah usia dan jaman maka lingkaran pertemanan semakin mengerucut. Hal ini berlaku untuk siapa saja terlebih yang sudah mengalami pasang surut pertemanan lintas jaman.

Menjalani kehidupan sehari-hari seorang individu membutuhkan orang lain sebagi teman. Fungsi teman antara lain sebagai tempat berbagai cerita. Seperti yang diceritakan kak Sepwal dalam artikel yang berjudul Curhat dan Saling berbagi cerita, Ini 4 mafaatnya dalam hidupmu.

Nyaman Berteman
Pertemanan | canva

Penyebab Seseorang Menjadi Teman

Orang yang tadinya tidak dan belum pernah kita kenal, menjadi kenal, dan dekat seperti saudara. Bahkan ada yang menjalin persahabatan sangat akrab layaknya saudara kandung. Semua itu terjadi karena ada kesamaan minat dan kepentingan yang sejalan. Berikut beberapa penyebab seseorang menjadi teman.

1. Kesamaan Minat dan Kepentingan

Sebagai mahluk sosial setiap individu mempunyai minat dalam diri masing-masing. Apa yang menjadi kesukaan individu akan menjadi ciri khas seseorang. Misalkan hobi membuat makanan, hobi menulis, hobi fotografi dan hobi traveling dan sebagainya. Selanjutnya setiap individu membutuhkan orang lain.

Berkumpulnya beberapa orang awalnya dari kesamaan minat.  Kemudian terbentuklah jaringan pertemanan, jaringan komunitas, jaringan perkumpulan dengan kepentingan yang sama. Berkembang lagi ada klub masak, klub tari, komunitas tanaman hias, komunitas penulis/blogger dan sebagainya.

2. Ada Saling Timbal Balik

Menjadikan seseorang sebagai teman tidak lepas dari timbal balik. Pada dasarnya setiap individu mempunyai kelebihan dan kekurangan. Dari sini hukum timbal balik dimulai. Setiap orang dapat saling mengisi kelebihan dan kekurangan.

Teman yang mengerti situasi dan kondisi temannya akan berusaha mencari jalan keluar untuk masalah yang sedang dihadapi. Saat pandemi seperti sekarang ini banyak orang kehilangan pendapatan. Untuk yang mempunyai usaha rumahan bisa mengajak teman yang kehilangan pendapatan untuk membantu menjadi tenaga pemasaran online seraya berbagi keuntungan.

Penyebab Drama dalam Pertemanan

Drama adalah situasi berlebihan yang terjadi diluar harapan. Dalam pertemanan terkadang peristiwa yang biasa dapat menjadi luar biasa. Apa yang kita pikirkan berbeda dengan kenyataan yang ada. Beberapa penyebab drama dalam pertemanan sebagai berikut.

1. Masalah Prinsip

Prinsip adalah nilai-nilai atau keyakinan yang tertanam sejak kecil hasil dari didikan orang tua dan keluarga terdekat. Selain berkaitan dengan tata nilai, prinsip dapat ditarik mendekati ranah agama dan kepercayaan.

Saya pribadi berdamai dengan prinsip agama apapun dan tidak terlalu mempersoalkan perbedaan. Sedangkan untuk prinsip nilai kehidupan, sepanjang tidak melanggar norma dan merugikan orang lain maka prinsip apapun bisa ditoleransi.

Masalah prinsip bisa memicu drama pertemanan jika salah satu pihak tidak bisa mentoleransi perbedaan. Misalkan ada sebagian yang mempunyai prinsip tabu dan ada sebagian yang biasa saja untuk mengumbar aib orang lain.

2. Masalah Uang

“Cara menilai karakter seseorang beri dia uang, maka akan terbaca karakter sebenarnya.” Petuah ini benar adanya. Pertemanan bisa rusak karena masalah uang. Untuk hal ini saya senang jika ada orang baru kenal tetiba pinjam uang. Lho kok senang?? Iya karena itu artinya selesai masa kenalnya sampai sini alias bye bye. Baru kenal kok pinjam uang, bagaimana jika sudah kenal lama. Bukan pelit dan kikir atau keberatan tetapi etikanya tidak seperti itu untuk dapat menjalin pertemanan yang nyaman.

Pinjam uang itu enak yang tidak enak ketika harus mengembalikan. Bahkan terkadang yang pinjam uang lebih galak dari yang meminjamkan ketika ditagih. Duh untuk yang satu ini sebisa mungkin hindari ya supaya pertemanan tidak rusak hanya karena masalah uang.

3. Masalah Kepercayaan

A ketemu B yang diomongi si C. Begitu C ketemu B yang diomongi si A. Pernah ada di situasi begitu? Pake embel-embel “ehh jangan bilang siapa-siapa ya rahasia lho”. Padahal itu sudah omongan yang kesekian disebarluaskan. Ghibah atau gosip atau bergunjing ini kerap ada dalam lingkup pertemanan.

Terkadang teman mempunyai masalah dan untuk mengurangi beban pikiran teman tersebut curhat pada kita. Teman yang curhat tentu mempunyai maksut supaya kita dapat memberi solusi atau setidaknya simpanlah curhatan teman tersebut dan bukan untuk diceritakan kembali pada orang lain.

Kasus selanjutnya tentang pinjam meminjam. Biasanya jika ada yang meminjam sesuatu si peminjam berjanji akan mengembalikan pada saat tertentu. Lengkap dengan bulan, tanggal dan hari. Masalahnya sebagian peminjam  mendadak amnesia dengan janji yang diucapkannya sendiri.

Sebaiknya beri alasan jika belum bisa mengembalikan, minta perpanjangan waktu dan tepatilah jika menjadwal ulang janji. Tak elok rasanya tidak berkabar jika mengucapkan janji sendiri namun hilang tanpa berita. Kepercayaan itu mahal harganya. Karena sekali lancung ke ujian seumur hidup orang tak percaya.

Cara Nyaman Berteman tanpa Drama

1. Berteman Seperlunya

Teman adalah orang yang awalnya tidak saling kenal. Bisa saja kita berteman bahkan menjadi sahabat dekat. Namun tetap saja posisi dia hanya seorang teman yang satu waktu bisa pergi tanpa kembali. Karena tidak ada pertalian darah jadi ada kemungkinan jika hal itu terjadi.

Untuk mensiasatinya tetapkanlah batas pertemanan dan persahabatan. Ciptakan hubungan pertemanan dan persahabatan sewajar dan seperlunya saja. Tidak perlu terlalu dekat sampai masuk ke ranah kehidupan yang paling pribadi.

Saya teringat beberapa kasus “pagar makan tanaman.” Dimana seorang sahabat menikung suami sahabat sendiri. Seorang sahabat menikung pacar sahabat sendiri. Hal itu terjadi salah satu faktor karena tidak ada batasan pertemanan dan persahabatan yang jelas.

2. Maklumi Kekurangan Fisik

Tidak ada manusia sebagai mahluk individu mempunyai fisik yang paling sempurna. Jadi abaikan segala kekurangan fisik yang tidak penting. Dikatakan tidak penting karena kekurangan tersebut tidak melanggar norma dan tatanan kehidupan sosial.

Ada orang yang terlahir dengan kekurangan pada raut wajah yang cenderung gelap, masam, susah tersenyum dan itu memang  seperti itu pembawaan dari sananya. Kalau bisa memilih, si individu ini pun pasti ingin terlahir dengan paras menarik nan rupawan.

Saya punya teman yang maaf bersuara agak sengau dan kalau bicara setengah berteriak. Jika berada di dekat dia rasanya berisik sekali. Namun itu adalah hasil karya sang Pencipta alias sudah dari sana NYA. Menurut pengamatan saya Tuhan mencipatakan kekurangan satu paket dengan kelebihan. Jadi perhatikan kelebihan orang lain maklumi kekurangan fisik. Dengan demikian pertemanan dapat berjalan dengan nyaman.

3. Atur Penggunaan Sosial Media

Pertemanan jaman now semakin luas jangkauannya berkat sosial media. Facebook, Instagram, Line, Whatsapp Grup, Twitter adalah kanal sosial media yang dapat melebarkan jaringan pertemanan. Rasa nyaman berteman di dunia maya tentu berbeda dengan berteman di dunia nyata.

Pada dunia nyata kita dapat melihat ekspresi raut wajah jika seseorang menunjukkan ketidaksetujuan dengan apa yang kita ucapkan. Namun di sosial media hanya dapat diwakili dengan emoticon yang belum tentu menggambarkan ekspresi sesungguhnya,

Contoh, sejak menekuni dunia blogger saya terkadang harus menunjukkan portfolio dengan memposting prestasi yang pernah saya dapat. Entah itu menang hasil lomba blog, menang giveaway, menang penulisan artikel, postingan produk klien dan sebagainya. Ketika saya posting di sosial media ada saja teman yang kenal di dunia nyata memberikan komentar tidak semestinya (nyinyir).

Maksud saya posting bukan riya, namun itu etika sebagai bentuk ucapan terima kasih pada pemberi hadiah lomba. Karena cara praktis ucapkan terima kasih ya posting di sosial media dan mention si pemberi hadiah. Nah niat saya dibaca berbeda oleh teman yang mengatakan postingan saya bersifat riya. Jadi daripada lelah hayati menghapus koment tak sedap, buat saja akun media sosial berbeda sesuai dengan tujuan.

4. Memahami Sifat dan Karakter

Setiap individu dibesarkan dengan pendidikan karakter yang berbeda pada setiap keluarga. Hal ini melahirkan sifat unik aneka rupa. Ada yang dididik secara disiplin dan keras sehingga menjadi individu yang prefeksionis. Ada yang karena masa lalunya pernah mengalami ketidaknyamanan sehingga tumbuh menjadi seorang yang insecure. Ada yang dididik dengan demokratis sehingga menghasilkan individu yang to the point .

Dalam pertemanan, penting memahami karakter supaya kita nyaman menyikapi kebiasaan individu yang sudah lekat dari kecil. Untuk pertemanan di dunia maya pemahaman karakter dapat diselami dengan gaya bahasa penulisan. Perhatikan gaya bahasa chat ketika sedang berdiskusi secara personal atau melalui grup.

Demikian tips Cara Nyaman Berteman Tanpa Drama Jaman Now. Bagaimana dengan teman semua ? Apakah mempunyai cerita atau cara berteman yang nyaman dan menyenangkan? Boleh share ya di kolom komentar. Terima Kasih.

Salam

 

Baca Juga : Cerita Rakyat Bergambar Asah Imajinasi Anak Sejak Dini

 

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.