Masalah Pasutri dan Solusi dari dr. Indra Anwar, Sp.OG

Belum dikarunia keturunan merupakan salah satu masalah dari pasutri. Mengatasi hal ini solusi diberikan oleh dr Indra Anwar Sp OG.

Pasutri atau pasangan suami istri ketika memutuskan menjalani pernikahan tentu mempunyai tujuan tertentu. Salah satunya adalah mempunyai momongan atau anak. Hanya saja seiring berjalannya waktu terdapat kendala yang menghambat keinginan mulia tersebut.

dr Indra Anwar Sp OG

Kendala yang dialami pasutri berkaitan dengan belum dikaruniai momongan, beragam jenisnya. Mulai dari sibuk dengan tuntutan pekerjaan, faktor psikis, persoalan ekonomi sampai terdapat gangguan kesehatan fisik pada salah satu atau keduanya. “Semakin cepat ditangani maka semakin cepat solusi didapatkan.” Begitu penjelasan dr. Indra Anwar, Sp.OG pada acara #MakukuLecturer yang diselenggarakan secara kuliah whatsapp.

dr. Indra
Jadwal praktek dr. Indra Anwar, Sp.OG

Masalah Pasutri

Beragam masalah pasutri dikemukakan peserta kulwap. Berikut adalah rangkuman masalah yang ditanyakan peserta kulwap termasuk solusinya dari dr. Indra Anwar, Sp OG. Seorang istri mengemukakan semenjak punya anak sudah satu tahun ini setiap kali berhubungan intim menderita rasa sakit pada bagian vitalnya, apakah hal seperti ini wajar?

Jawaban dr. Indra Anwar, Sp OG sebaiknya diperiksakan karena sudah hampir satu tahun. Jika proses melahirkan tidak ada masalah seharusnya setelah 3 bulan sesudah melahirkan, organ reproduksi sudah kembali pada kondisi sebelum hamil.

Infertilitas
Pertanyaan dari peserta kulwap mengenai infertilitas. Menurut dr. Indra salah satu penyebab infertilitas adalah kurangnya berat badan yang dapat mempengaruhi fungsi hormon dan organ reproduksi. Selain itu gangguan haid juga dapat mempengruhi kesuburan.

Umumnya perempuan mendapatkan haid setiap bulan ini artinya sebelum haid ada sel telur yang siap dibuahi. Jika perempuan mengalami gangguan haid sampai 3 bulan berturut-turut tak kunjung mendapat haid, maka sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan.

Menyimpan sel telur
Pertanyaan menarik lainnya datang dari pasutri yang sudah lama menikah namun masih belum menginginkan anak. Menurut dr. Indra, tujuan perkawinan yang utama adalah memenuhi kebutuhan biologis. Soal memiliki anak atau tidak adalah keputusan suami istri dengan berbagai pertimbangan.

Satu yang harus diingat bagi perempuan mempunyai masa reproduksinya terbatas. Jadi harus dipertimbangkan dengan seksama apakah mau memiliki anak atau tidak. Untuk masalah ini dr. Indra memberikan solusi jika perempuan bisa menyimpan sel telurnya semasa usianya masih muda. Di Morula ada social freezing, sel telur yg disimpan ini, bisa dipakai seandainya perempuan sudah siap atau ingin mempunyai anak.

Alat kontrasespi dan kesuburan
Seorang peserta menanyakan apakah alat kontrasepsi dapat mempengaruhi kesuburan dalam mempunyai anak? Menurut jawaban dr. Indra, alat kontrasepsi umumnya tidak mempengaruhi kesuburan. Hanya saja untuk alat kontrasepsi tertentu seperti spiral dan IUD harus hati-hati pemakaiannya karena bisa terjadi infeksi yang akan menjalar ke rongga panggul dan dinding rahim. Jika ini terjadi kemungkinan akan berpengaruh terhadap organ reproduksi.

Masalah vaginismus dan kesuburan
Pertanyaan berikutnya datang dari seorang peserta yang mengalami vaginismus. Peserta tersebut menanyakan apakah vaginismus berhubungan dengan masalah kesuburan? Menurut dr Indra,  vaginismus dapat menyebabkan nyeri saat berhubungan intim. Namun tidak mempengaruhi kesuburan. Penyebab vaginismus salah satunya adalah faktor kejiwaan. Misalnya pernah mengalami tindakan seksual yang tidak diinginkan pada masa lalu.

Hubungan Harmonis Pasutri

Dari sekian banyak ungkapan masalah  yang dikemukakan peserta kulwap, sejatinya setiap pasutri menginginkan suatu hubungan yang harmonis. Menurut dr. Indra hubungan intim antar suami istri hanya salah satu faktor penyebab harmonisnya ikatan suami istri.

Tidak ada batasan tertentu yang menjadi indikator seberapa sering melakukan hubungan intim maka terjadi keharmonisan pasutri. Hubungan intim pasutri adalah kebutuhan yang harus terpenuhi dan mendapatkan manfaat untuk kedua belah pihak. Untuk itu faktor berikutnya adalah komunikasi intens antara pasutri supaya keharmonisan dapat terwujud.

Makuku Family

Makuku Family sebuah brand ibu dan anak yang memberikan layanan konsultan edukasi kesehatan oleh dokter spesialis kandungan ternama. Pada hari kamis 4 November 2021 diadakan kulwap dengan narasumber utama dr. Indra Anwar, Sp.OG. Kulwap ini sponsori oleh Makuku Family.

Kulwap yang dihadiri ragam peserta membahas secara detail masalah keharmonisan pasutri masa kini berikut solusinya. Kulwap ini berlangsung cukup ramai karena antusiasnya peserta menanyakan ragam  masalah harmonisasi suami istri.

dr. Indra Anwar, Sp.OG adalah seorang Konsultan Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan Makuku Family. Beliau juga melakukan praktik di RSIA Bunda Jakarta, Morula IVF Jakarta, serta memberikan layanan konsultasi online di Halodoc. Tidak hanya itu dr. Indra Anwar, Sp. OG mempunyai media sosial instagram yang dapat diikuti pada akun indracanwar

Konsultasi dapat dilakukan secara online melalui Halodoc

Penutup

Khusus untuk pasutri yang sudah lama menikah, mungkin terjadi kejenuhan dalam melakukan hubungan intim. Menurut dr. Indra, hal ini dapat diatasi dengan membangun kembali motivasi awal ketika mengikatkan diri dalam pernikahan.

Jika belum mempunyai keturunan langkah selanjutnya harus menjaga kesehatan sebaik mungkin. Selanjutnya dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan untuk dicari penyebab dan solusinya.

Demikian hasil kulwap kesehatan mengenai Masalah Pasutri dan Solusi dari dr. Indra Anwar, Sp.OG. Semoga informasi ini bermanfaat.

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.