Pemenang Detik Travel

Perjalanan pertama ke luar negeri ini adalah hadiah terindah dari Tuhan yang diberikan kepada saya awal tahun 2019. Saya mendapatkan berita baik ini ketika sedang mengikuti rangkaian trip “Sailing Komodo” .

Pada tanggal 8 Maret 2019 jam 22.00 WITA, ditengah laut Labuan Bajo sebuah notifikasi masuk melalui akun instagram saya. Terdapat informasi bahwa saya terpilih sebagai salah satu pemenang “dtraveler goes to Korea” bersama 2 orang pemenang terpilih lainnya.

Pengumuman di Tengah Sailing 

Antara percaya dan tidak saya terpana untuk beberapa saat membaca pesan dari notifikasi tersebut. Di antara sinyal provider yang tidak stabil karena Labuan Bajo baru saja dilanda badai, saya memutuskan untuk melihat dengan seksama notifikasi tersebut keesokan harinya.

Esok pagi 9 Maret 2019 masih dalam keadaan sailing, saya mencoba memverifikasi kebenaran berita tersebut kepada dua pemenang lainnya dan ternyata benar nama saya memang termasuk salah satu yang terpilih sebagai pemenang “dtraveler goes to Korea” https://travel.detik.com/detiktravel-inside/d-4459194/chukae-ini-dia-3-pemenang-liburan-gratis-ke-korea-selatan? Saya terpilih untuk melakukan perjalanan wisata ke Korea Selatan selama 5 hari 3 malam dimulai dari tanggal 3 Mei 2019 – 7 Mei 2019.

Mengikuti Lomba Nulis Traveling

Saya akan bercerita sedikit mengenai apa yang saya lakukan sehingga terpilih menjadi salah satu pemenang “dtraveler goes to Korea”. Semua berawal dari bulan Januari 2019. Secara tidak sengaja saya melihat lomba kompetisi menulis artikel perjalanan dengan tema “perjalanan yang mengesankan” diselenggarakan oleh detik.com di kanal detik travel.

Ada sekitar enam artikel tulisan perjalanan dan 10 artikel foto yang saya kirimkan kepada detik.com detik travel. Artikel perjalanan saya kumpulkan dari beberapa perjalanan wisata yang sudah saya ikuti begitupun dengan foto-foto perjalanan wisata. Sebagai penggemar perjalanan wisata, motivasi saya dalam menulis tidak lain ingin berbagi informasi kepada pembaca yang menggemari traveling.

Akhir Penantian

Korea Selatan adalah negara empat musim yang terkenal dengan perpaduan budaya tradisonal dan gaya hidup milenial. Baik boy band dan girl band K-Pop serta sejumlah drama Korea yang menyuguhkan kisah romansa mampu menyihir jutaan orang. Begitupun dengan saya yang mempunyai impian untuk dapat kesempatan mengunjungi negara asalnya.

Pucuk dicinta ulam pun tiba, usaha saya membuahkan hasil ketika saya terpilih menjadi salah satu pemenang dTraveler goes to Korea. Lomba ini diselengarakan tiket.com dan detik.com. Sejujurnya dari sekian banyak artikel, saya penasaran artikel mana yang terpilih dan layak untuk menang. Alhamdulillah,.. bisa menang itu rasanya luar biasa dan saya merasa bersyukur sekali… atas kesempatan yang telah datang kepada saya.

Pertama Kali ke Negeri OPPA (Korea Selatan)

Tanggal 3 Mei 2019 merupakan hari keberangkatan saya beserta pemenang lainnya didampingi team dari tiket.com dan detik.com. Melalui bandara Internasional Soekarno Hatta kami terbang ke Korea Selatan pada tengah malam dengan maskapai Asiana Airlines.

Perjalanan selama tujuh jam diatas awan tidak terasa karena kegembiraan menyertai saya dan pemenang lainnya. Tgl 4 Mei pagi, pukul 09.55 waktu Seoul, kami tiba di Incheon International Airport. Terdapat perbedaan waktu dua jam antara Seoul dan Jakarta.

Bandara Int’ Incheon Korea Selatan | Pribadi

Kami disambut pemandu wisata lokal yang fasih berbahasa Indonesia bernama Nam. Sambutan hangat dan ramah membuat kami langsung nyaman. Selama 4 hari Nam menjadi pemandu wisata kami selama disana. Kesan pertama saya ketika melihat Seoul sebagai ibu Kota negara Korea Selatan yaitu kota dengan tingkat kebersihan cukup tinggi.

Kami menginap di dua hotel berbeda selama rangkaian trip berlangsung. Pada tanggal 4 – 5 Mei 2019 kami menginap di Sea Cruise Hotel yang beralamat di 273 Cheongcho Hobanro, Sokcho-Si. Tempat ini terletak di daerah Sokcho dekat dengan destinasi Pegunungan Taman Nasional Seoraksan

Sedangkan pada tanggal 5 – 7 Mei 2019, kami menginap di Intercity Hotel yang beralamat di 76-3, Magok Jungang 6RO, Gangseo-Gu, Seoul . Letak hotel ini di tengah kota Seoul.

perjalanan
Intercity Hotel Seoul | Pribadi

Kesadaran warga membuang sampah pada tempatnya sudah menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Seandainya tidak tersedia tempat sampah mereka akan mengantungi dan membawanya sampai kerumah. Setidaknya sampai ketemu tempat sampah, begitu seperti yang diceritakan Nam.

Perjalanan
Bersama Nam Pemandu Wisata Lokal | Pribadi

Selama berwisata di Seoul, kami menggunakan fasilitas minibus pariwisata. Ada aturan yang wajib dipatuhi penumpang selama berkendara. Penumpang minibus wajib menggunakan seat belt yang terpasang disetiap kursi penumpang. Terlebih jika kendaraan sedang melaju di jalan bebas hambatan atau tol.

Perjalanan
Lokasi Big Hit Entertainment | Pribadi

Jalan raya di Seoul selain jalan bebas hambatan lebih didominasi oleh tunnel. Ini adalah terowongan panjang yang membelah bukit-bukit. Selain itu terdapat beberapa jalan dengan jembatan penghubung karena melintasi sungai.

Bersihnya Kota Seoul

Selama menyusuri jalan raya, dari atas kendaraan minibus saya melihat banyak orang Korea Selatan menggunakan transportasi publik. Ada yang menggunakan kereta cepat yang ada di subway atau kereta rel listrik yang ada di jalan layang khusus kereta. Tak ketinggalan sepeda berpedal manual juga banyak digunakan disamping alat transportasi atau bus kota dan mobil pribadi.

Destinasi Wisata

Beralih ke destinasi wisata. Korea Selatan adalah negara yang mampu menggabungkan keindahan alam, budaya leluhur, kuliner dan kebutuhan generasi milenial. Industri hiburan dengan Boy band dan Girl Band K-Pop serta aneka drama Korea menjawab kebutuhan hiburan generasi milenial.

SM TOWN Manajemen

Untuk grup band K-Pop, kantor manajemen melengkapi diri dengan membangun gedung entertaiment yang terbuka untuk umum. Contohnya adalah SM Town in Coex. Didalamnya terdapat kantor manajemen, museum yang berisi memorabilia artis-artis K-Pop, toko souvenir dan hiburan anak muda dilengkapi sarana fasilitas belanja, makan dan minum.

SM Town Manajemen | Pribadi

Nami Island

Tempat shooting drama Korea merupakan salah satu destinasi wisata yang mampu membuat wisatawan mempunyai rasa keingintahuan untuk berkunjung kesana.

Perjalanan
Deretan Pohon di Nami Island | Pribadi

Banyak tempat shooting drama Korea yang berakhir menjadi destinasi wisata baru. Salah satunya adalah Nami Island. Pulau buatan ini menjadi lokasi shooting drama Korea Winter Sonata yang sangat fenomenal kisahnya.

Perjalanan
Senja di Nami Island | Pribadi

Untuk menuju pulau ini kita menggunakan kapal fery . Berangkat dari daratan menyeberangi danau buatan dan berlayar menuju ke Pulau Nami. Durasi perjalanan membutuhkan waktu 5 menit saja. Nami Island disebut juga negara dalam negara. Karena statusnya pernah menjadi tempat shooting Winter Sonata maka pulau ini terkenal dengan nama kiasan “Republik Nami”

Icon Winter Sonata di Nami Island | Pribadi

Namsan Tower

Selanjutnya ada Namsan Tower Seoul dengan Gembok Cinta yang unik. Namsan Tower pada tahun 1960 -an merupakan sebuah pemancar radio pertama dan tertua di Korea Selatan. Saat ini sudah tidak  tidak aktif lagi dan beberapa bagiannya dibuka menjadi destinasi wisata terbuka untuk umum.

Perjalanan
Namsan Tower | Pribadi

Seoraksan National Park

Taman Seoraksan ada di perbatasan antara Korea Selatan dan Korea Utara. Gunung Sorak menjadi pembatas kedua negara. Terdapat sombol hewan beruang gunung sebagai icon taman nasional ini. Menuju puncak Gunung Sorak wisatawan dapat menggunakan cable car. Kereta gantung ini mampu membawa 100 wisatawan menuju puncak gunung hanya dalam hitungan menit saja.

Seoraksan National Park | Pribadi

Didalam Seoraksan terdapat Kuil Sinheungsa Korea. Kuil ini adalah adalah tempat peribadatan umat Buddha. Terdapat juga patung Buddha berukuran raksasa . Dipelatarannya banyak orang sedang melakukan peribadatannya dengan khusuk.

 

Patung Budha Raksasa | Pribadi

Warga Korea Selatan sebagian besar penganut agama Budha. Jadi tempat ini selain sebagai tempat wisata juga menjadi tempat ritual keagamaan bagi penganutnya.

Gyeoungbokgung Palace

Ini adalah Istana Kerajaan Korea zaman dahulu kala. Tempat ini terbuka untuk umum. Pada jam tertentu ada atraksi pergantian prajurit penjaga gerbang lengkap dengan upacara tarian tradisonal. Mereka juga menggunakan atribut dan pakaian penjaga kerajaan zaman dahulu. Atraksi ini menjadi tontonan menarik untuk wisatawan,

Gyeongbokgung Palace | Pribadi

Korean House

Ini adalah rumah kebudayaan Korea yang berisi sejarah tradisional Korea baik pakaian, budaya dan adat istiadat yang masih dilestarikan masyarakat Korea hingga saat ini. Di rumah ini juga ada cara proses pembuatan kimchi. Traveler dapat ikut demo membuat Kimchi. Kemudian ada demo cara membuat nori dari rumput laut yang terkenal. Selanjutnya ada pejelasan tentang Ginseng Korea yang khasiatnya terbaik di dunia.

Baju Hanbok | Pribadi

Myengdong Street

Berwisata tidak lengkap rasanya jika tidak membeli buah tangan. Sebagian besar toko oleh – oleh di Seoul mempunyai pelayan yang bisa berbahasa Indonesia. Selain banyak pramuniaga yang berasal dari Indonesia, pemilik toko ramah melayani pembeli dengan mencoba mengucapkan beberapa kata dari bahasa asal negara turis. 

 
Myengdong Area | Pribadi
 
Myeongdong street terkenal jajanan snack kaki lima dan pusat skin care terbesar dengan brand ternama di Korea Selatan. Skin care asal Korea ini banyak diburu wisatawan tak peduli perempuan maupun laki-laki. Harga yang ramah dikantong menyebabkan destinasi ini menjadi pilihan wajib terakhir wisatawan sebelum meninggalkan Korea Selatan untuk kembali ke negara masing-masing.

Tak terasa sudah sampai hari terakhir perjalanan kami berwisata ke Korea Selatan. Terima kasih untuk segala keramahan dari warga negeri Ginseng khususnya Nam pemandu wisata kami. Terima kasih tiket.com dan detik.com serta detiktravel yang sudah memilih saya menjadi salah satu pemenang dTraveler Goes to Korea 2019. Ini akan menjadi pengalaman tak terlupakan seumur hidup saya. Gamsahamnida….

Salam

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.