Kisah Pemuda Pesisir Selatan, Setia Menjaga Laut Demi Bumi Lestari

Kisah pemuda pesisir selatan itu bernama David Hidayat.  Pemuda ini setia menjaga laut demi bumi lestari. David Hidayat mendedikasikan dirinya untuk memperbaiki kerusakan lingkungan di Nagari Sungai Pinang, Sumatera Barat.

Usaha yang dilakukan David Hidayat adalah melestarikan terumbu karang sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat setempat.

Kisah Pemuda Pesisir Selatan

David Hidayat sendiri mempunyai latar belakang pendidikan Sarjana Perikanan dan Kelautan dari Universitas Bung Hatta, Sumatera Barat.

Berlatar belakang anak seorang nelayan, David yang berusia 35 tahun menyimpan keprihatinan tersendiri ketika melihat kerusakan di wilayah pesisir pantai.

Kisah Pemuda Pesisir Selatan
David Hidayat, pejuang lingkungan Nagari Sungai Pinang Sumatera Barat | doc. pribadi

Pencemaran dan kerusakan Laut

Sebagai anak yang besar dan dekat dengan kehidupan pesisir dan laut Nagari Sungai Pinang, David Hidayat melihat sendiri kerusakan lingkungan sekitar. Hal ini bermula ketika ia sedang menyelam dan melihat kerusakan terumbu karang secara masif.

Tidak hanya itu David melihat sendiri banyaknya sampah plastik yang terkumpul di pesisir ketika air laut surut.

Menurut Katadata, lebih dari 35,4 persen sampah plastik ikut mencemari lautan di Indonesia. Berdasarkan data, luas lautan Indonesia yang tercemar sampah plastik seluas 3,25 juta km persegi.

Selain sampah plastik terjadi juga penggunaan alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan dan pengambilan karang laut secara masif.

Berbagai kegiatan merusak itu membuat pesisir laut Nagari Sungai Pinang menjadi tidak asri lagi. Banyak biota laut mati dan susah untuk berkembang biak lagi.

Komunitas Andespin

Menyikapi hal tersebut, David berinsiatif membuat komunitas yang berisikan anak – anak dan masyarakat Desa Sungai Pinang atau disingkat Andespin. Akronim dari Andespin adalah “Anak Desa Sungai Pinang.

Komunitas Andespin berdiri sejak tahun 2016. Komunitas ini akhirnya menjadi tempat David dan teman-temannya untuk berbuat sesuatu demi memperbaiki kerusakan pesisir dan terumbu karang.

Selain memperbaiki lingkungan, Andespin sebagai komunitas juga menjadi gerakan sosial untuk melakukan kegiatan produktif di dalamnya. Kegiatan produktif pada akhirnya bisa menambah pemasukan atau pendapatan bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan Andespin

Adapun kegiatan positif lainnya yang dilakukan David dan Andespin dengan memaksimalkan potensi kelautan dan perikanan di sekitarnya. Langkah awal David dengan melakukan transplantasi bibit terumbu karang dari indukan yang sudah ada.

Proses transplantasi menggunakan tempat berbentuk beton sampai rak-rak besi. Masalahnya menurut David hasil dari transplantasi terumbu karang pertumbuhannya sangat lambat.

Hikmah Lambatnya Pertumbuhan Terumbu Karang

Dibalik lambatnya pertumbuhan terumbu karang, ada hikmah yang didapatkan masyarakat dan nelayan pesisir. Mereka semakin sadar jika alam harus dijaga dengan baik. Terbukti jika alam rusak maka pemulihannya akan memakan waktu sangat lama.

Namun proses penantian untuk melihat terumbu karang tumbuh sedikit terobati dengan kunjungan wisatawan yang datang. Para wisatawan justru malah tertarik melihat proses transplantasi dan menjadikannya wahana wisata baru.

Tidak hanya wisatawan bahkan peneliti juga tertarik untuk menjadikan studi kasus tentang transplantasi terumbu karang yang dilakukan kelompok Andespin.

Menanam Bibit Mangrove

Untuk perbaikan pesisir pantai selatan Sungai Pisang, David menanam bibit mangrove yang berjumlah puluhan ribu. Penanaman mangrove yang dibantu tenaga masyarakat sekitar ini menjadi gerakan perbaikan lingkungan skala besar di Nagari Sungai Pinang, Sumatera Barat.

Kegiatan ini secara perlahan mulai menarik perhatian banyak orang. Rasa ingin tahu dan ingin merasakan cara menanam mangrove mulai terlihat antusias di masyarakat sekitar.

Tujuan utama penanaman mangrove supaya tidak terjadi abrasi pantai. Kondisi abrasi sudah sangat memprihatinkan karena banyak rumah penduduk yang amblas digerus air laut. Bahkan rumah David sendiri berjarak 10 meter dari rumah tetangganya yang sudah amblas lebih dulu.

Tujuan mangrove yang ditanam selanjutnya bisa bermanfaat membuat sumber rantai makanan biota laut di sekitar mangrove.

Pemberdayaan Masyarakat

Kegiatan yang dilakukan komunitas Andespin, juga melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat sekitar. Salah satunya dengan mengajak warga sekitar ikut membuat pembibitan dan penanaman mangrove dengan insentif.

David mempunyai keinginan bisa menyediakan persediaan satu juta bibit mangrove dari Pantai Karang Tangguak, Nagari Sungai Pinang. Kedepannya David berharap Sumatera Barat bisa menjadi pusat pembibitan mangrove terbesar di Indonesia.

Dampak Ekonomi

Saat ini hasil dari penanaman bibit sudah menjadi hutan mangrove. Pohon mangrove tumbuh lebat dan rimbun. Pesisir pantai menjadi asri dan menarik banyak wisatawan untuk berkunjung.

Kunjungan wisatawan ke kawasan hutan mangrove berdampak pada ekonomi masyarakat sekitar. Bahkan hutan mangrove menjadi kawasan ekowisata baru.

Semakin banyak wisatawan, peneliti bahkan masyarakat yang berdomisili tidak jauh dari lokasi mulai berdatangan untuk melihat ekowisata hutan mangrove ini.

Penduduk sekitar terlibat menjadi pemandu bagi wisatawan yang datang. Tak hanya itu beberapa penduduk setempat berinisiatif menyediakan penginapan yang layak walaupun sederhana. Jadi bagi wisatawan yang ingin bermalam bisa menggunakan penginapan yang disediakan masyarakat sekitar.

Penutup

Usaha David Hidayat sebagai pemuda pesisir selatan Nagari Sungai Pinang dan komunitas Andespin bisa menjadi inspirasi buat semua.

Kegigihan David mengajak dan memberdayakan masyarakat sekitar patut diapresiasi. Semoga kondisi laut dipesisir selatan Nagari Sungai Pinang cepat pulih seperti sedia kala.

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.