Menggapai Asa Bersama Sahabat - UMi Bangkit

Perekonomian merupakan salah satu bidang yang mengalami penurunan pertumbuhan selama pandemi. Pelaku usaha mencoba berbagai cara bertahan. Ragam strategi bertahan diterapkan baik untuk pelaku usaha kelas atas sampai kelas bawah.

Semua pelaku usaha mempunyai keinginan supaya usaha yang dirintis berkembang dan berumur panjang. Selanjutnya pelaku usaha mengharapkan terjadinya kenaikan omset secara bertahap. Jika menemui rintangan maka segala macam cara dikerahkan supaya usaha yang dijalankan dapat survive.

Bersama sahabat UMi bangkit
Infografis Kampanye “Bersama Sahabat – UMi Bangkit” | sumber : PIP

Bersama Sahabat UMi Bangkit

Pelaku usaha Ultra Mikro (UMi) banyak tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Untuk itu dibuatlah ekosistem Ultra Mikro (UMi). Secara umum ekosistem UMi bertujuan mensejahterakan para pelaku usaha. Salah satu cara dengan memperkenalkan kampanye “Bersama Sahabat – UMi Bangkit”.

Gerakan ini diprakarsai oleh Pusat Investasi Pemerintah. Tujuannya supaya pelaku usaha UMi dapat tetap survive terlebih saat pandemi sekarang.

Program untuk Pelaku Usaha UMi

Untuk membantu pelaku usaha UMi dalam menjalankan usahanya, Pusat Investasi Pemerintah telah berhasil menjalankan 3 program. Berjalannya 3 program ini hasil kerjasama dengan Kementerian Keuangan, pihak swasta, pihak akademisi serta pihak terkait lainnya.

Untuk daerah penerapan programnya terdapat di Bandung Barat dan Majalengka, Malang, Jawa Timur serta Maluku Utara. Berikut program gerakan “Bersama Sahabat – UMi Bangkit.”

Program kampanye “Bersama Sahabat – UMi Bangkit | sumber PIP

1. Inkubasi UMi
Proses pengembangan bisnis dalam rentang waktu tertentu dinamakan inkubasi. PIP membuat program inkubasi pelaku usaha UMi. Adapun usaha yang dilakukan dengan melakukan pendampingan kepada 35 debitur UMi di daerah Kabupaten Bandung Barat dan Majalengka.

Pelaku usaha UMi dalam proses inkubasi mendapatkan pelatihan pengetahuan produk, perbaikan kualitas produk, legalitas produk, pembukuan keuangan dan pengetahuan digital. Khusus untuk pengetahuan digital, hal ini erat kaitannya dengan situasi dan kondisi saat pandemi.

Seperti diketahui, ruang gerak kegiatan luar ruang saat pandemi masih terbatas. Untuk itu dengan mempelajari pengetahuan digital, pelaku usaha UMi dapat memasarkan produknya dengan praktis dan cepat.

Layanan media sosial seperti instagram dan facebook dapat menjadi media pemasaran awal bagi pelaku usaha UMi. Seiring berjalannya waktu pelaku usaha UMi dapat lebih mengeksplorasi kemampuan pemasaran melalui dunia digital. Contoh debitur UMi adalah Ibu Nonoh Ukinah yang berusia 60 tahun asal Telaga Majalengka. Beliau penjual tahu goreng dan pelaku usaha UMi yang mendapatkan pendampingan.

Ibu Nonoh Ukinah asal Telaga Majalengka, seorang debitur UMi penjual tahu goreng

2. Wadah Usaha UMi
Pusat Investasi Pemerintah bekerjasama dengan pemerintah daerah Maluku Utara hingga terbentuknya wadah untuk para pelaku usaha UMi di Ternate.

Wadah ini bertujuan sebagai sarana promosi supaya pelaku UMi dapat naik kelas. Program kerjanya dengan memberikan pendampingan dan pelatihan usaha 13 debitur berupa pemberian nama produk, manajemen, pembiayaan dan pemasaran.

Salah satu debitur UMi yang mendapat pendampingan adalah Suami dari Ibu Dedoh (46 tahun), debitur UMi asal Banjaran, Majalengka sebagai pengusaha retail barang bekas sedang memilah barang untuk diolah kembali.

Debitur UMi asal Banjaran, Majalengka yaitu suami ibu Dedoh seorang pengusaha retail barang bekas

3. Kampung Umi
Mengingat luasnya wilayah dan jangkauan pelaku usaha UMi dimana sebarannya dari Sabang sampai Merauke, maka PIP membuat program “Kampung UMi.” Tujuannya supaya pelaku usaha UMi mendapatkan dukungan pemasaran terintegrasi dalam cluster di satu wilayah.

PIP akan fokus mengembangkan debitur di area kluster yang akan menjadi percontohan “Kampung UMi.” Untuk debitur UMi yang bergerak di bidang kuliner ada sosok bernama Ibu Nonoy Nurhasanah (45 tahun) dan suami, pelaku usaha kuliner Sorabi Jaya di Banjaran, Majalengka.

Ibu Nonoy Nurhasanah dan suami debitur UMi bidang kuliner Sorabi

Kontribusi Masyarakat

Masyarakat umum dapat berkontribusi terhadap pelaku usaha UMi dan program kampanye atau gerakan “Bersama Sahabat – UMi Bangkit.” Salah satu cara dengan membeli produk buatan pelaku usaha UMi. Selain itu masyarakat juga dapat memberi himbauan pada rekan, kerabat dan handai taulan untuk ikut membeli produk buatan pelaku usaha UMi.

Berapapun jumlah produk buatan UMi yang dibeli masyarakat, tentu sangat berarti bagi kelangsungan usaha. Pada akhirnya roda ekonomi pelaku usaha UMi bergerak dan perekonomian secara keseluruhan berjalan lancar. Jadi yuk kita sama-sama saling dukung kampanye “Bersama Sahabat – UMi Bangkit” dengan membeli produk buatan pelaku usaha UMi. Bersama kita bisa menuju Indonesia Tangguh.

Salam

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.