Bukit Pengilon, Indahnya Memandang Laut Lepas dari Ketinggian

Terinspirasi melihat keindahan laut lepas dari atas bukit maka Saya memutuskan berwisata ke Bukit Pengilon. Hal ini diperjelas dengan seringnya pemandangan alam Bukit Pengilon nan memukau berseliweran pada laman banyak sosial media.

Bukit Pengilon

Bukit Pengilon adalah destinasi wisata yang berbentuk perbukitan. Lokasinya ada di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Letak bukit ini berjarak kurang lebih 80 km dari Stasiun Tugu Yogyakarta. Jarak tempuh dari pusat kota Yogyakarta jika menggunakan kendaraan roda empat sekitar dua jam perjalanan.

Bukit Pengilon mempunyai ketinggian 200 meter di atas permukaan laut. Dari atas bukit pengunjung bisa melihat laut lepas Pantai Selatan. Air lautnya terlihat berwarna biru dengan gradasi kehijauan. Warna cantik air laut terjadi akibat pantulan warna biru dari langit nan cerah.

Kata “Pengilon” berasal dari Bahasa Jawa. Arti Pengilon adalah “benda untuk becermin”. Jadi kalau Kita melihat laut dari ketinggian maka laut akan memantulkan warna birunya langit berikut semua benda yang ada di atas bukit. Itu kenapa dikatakan seperti sedang becermin.

Bukit Pengilon
Indahnya biru laut dari atas Bukit Pengilon | doc.pribadi

Akses Jalan ke Atas Bukit

Sepanjang jalan dari Kota Yogyakarta menuju kawasan Gunung Kidul jalanan berkelok naik turun. Bahkan Kami sempat melintasi area proyek pengerjaan jalan provinsi Yogyakarta – Banyuwangi. Sesampai pintu gerbang Bukit Pengilon kendaraan hanya bisa parkir di bagian bawah bukit.

HTM ke Bukit Pengilon sebesar Rp. 5000 per orang. Dari bawah bukit, pengunjung bisa treking dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam untuk sampai ke atas Bukit Pengilon. Wah buat kaki sultan kayak Saya dan teman-teman rasanya auto nyerah kalau disuruh treking. Untung saja ada layanan ojek motor.

Ada Ojek Motor

Layanan ojek motor tersedia bagi yang tidak ingin bertreking ria.  Uniknya motor untuk layanan ojek di sini  sudah mengalami modifikasi. Kenapa Saya bilang modifikasi? Karena akses jalan menuju Bukit Pengilon terjal dengan bebatuan yang cukup tajam. Kebayang dong kalau motor nya belum dimodifikasi bisa meletus itu bannya.

Satu lagi yang paling Saya kagumi adalah keahlian mamang ojek ketika mengemudikan motornya. Terlihat sangat lihai dan cekatan sekali. Tinggal penumpangnya yang deg deg – an takut mbrosot. Pokoknya berdoa yang kencang, siapkan pinggang yang kuat dan posisikan dengkul kaki harus prima ya selama ada di boncengan motor mamang ojeknya.

Jangan lupa pegangan selama naik motor. Kalau gak mau pegangan bahu mamangnya, wajib banget pegangan pakai tangan ke sandaran besi belakang motor. Tujuannya supaya tidak jatuh tentunya.

Oya kalau menggunakan jasa ojek motor, maka Kita hanya butuh waktu 30 menit saja untuk sampai ke atas bukit.

Laut Lepas dari Ketinggian

Untuk harga jasa ojek motor sebesar Rp. 50.000.,pulang pergi. Jadi mamang ojek akan mengantar Kita ke atas bukit dan menjemput kembali pada waktu yang telah disepakati. Untuk pembayaran bisa dibayar setelah Kita semua dijemput dan sampai lagi ke bawah Bukit Pengilon.

Harga ojek sebesar Rp.50.000 per orang. Harga ini berlaku pada saat Saya mengunjungi Bukit Pengilon sekitar bulan Mei 2023. Silahkan menawar tapi seperti kata mamang ojeknya bahwa itu adalah harga pas.

Buat orang Kota seperti Saya dan teman-teman, melihat laut lepas dari dataran tinggi adalah sebuah pengalaman yang baru. Di atas bukit Saya dan teman-teman bisa berswafoto sesuka hati.

Kebetulan saat itu cuaca sangat terik, jadi jangan lupa membawa kacamata, topi, dan memakai sunscreen serta sunblock.

apa saja pemandangan yang dapat dilihat di bukit pengilon
Salah satu spot foto di Bukit Pengilon | doc. pribadi

Jasa Foto di atas Bukit

Di atas bukit ada warung kecil yang menyediakan makanan dan minuman ringan. Istimewanya ada jasa kang foto menggunakan kamera DSLR.

Tarif jasa fotonya Rp.10.000 untuk 4 kali jepret dan pose. Hasil fotonya akan ditransfer langsung saat itu juga menggunakan otg ke memory card pada smartphone pengunjung.

Spot bukit ini tidak cuma satu. Melainkan ada beberapa puncak bukit. Hanya saja perlu effort lagi untuk menyusuri atau sekedar trekking kecil ke beberapa puncak bukit favorit.

Oya angin di atas bukit cukup kencang.  Jadi bagi yang menggunakan topi dijaga supaya tidak terbang topinya.

Pemandu Lokal

Salah seorang mamang ojek yang mengantar Kami menawarkan diri untuk menjadi pemandu jalan dengan cara trekking kecil menuju ke spot-spot foto terbaik. Karena keterbatasan waktu akhirnya Kami bersedia menerima tawaran dari salah satu mamang ojek tersebut.

Menggunakan jasa pemandu membuat Kami menghemat waktu dan segera mengetahui spot terbaik. Oya untuk tarif jasa memandunya mamang ojek minta seikhlasnya alias tidak mematok tarif.

Penutup

Tak terasa waktu satu jam sudah terlewati. Para mamang ojek sudah datang siap menjemput Kami untuk turun ke bawah bukit. Duh senang rasanya bisa berkunjung ke Bukit Pengilon dan mendapat foto-foto terbaik.

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.