Begini Cara Memilih Whipped Cream Berkualitas

Whipped cream banyak digunakan untuk campuran dessert. Untuk itu penting memilih whipped cream berkualitas.

Whipeed cream biasa disebut krim kocok. Terbuat dari campuran lemak susu. Cara membuatnya dikocok menggunakan mixer berkecepatan tinggi sampai kaku, bertekstur seperti foam atau busa dan berwarna putih bersih.

Rasa whipped cream alami adalah tawar. Sehingga jika ingin mempunyai rasa dapat ditambahkan gula sebagai pemanis. Sedangkan jika ingin menghasilkan whipped cream beraroma maka dapat ditambahkan perisa vanila atau kopi. Bisa juga menambahkan  perisa buah-buahan.

Whipped Cream Berkualitas
Krim kocok adalah nama lain dari whipped cream

Whipped Cream Berkualitas

Penggunaan whipped cream dalam dessert atau hidangan penutup biasanya sebagai topping di atas makanan atau minuman. Tak jarang wipped cream dicampurkan pada saus salad buah dan sayur. Whipped cream biasanya diaplikasikan terakhir pada saat akhir dari proses penyajian dessert. Hal ini dimaksudkan supaya mendapatkan rasa segar dan enak.

Ragam dessert yang menggunakan topping whipped cream seperti; puding, cake atau pancake. Sedangkan untuk jenis minuman ada juice, es krim, es kopi, es coklat dan sebagainya.

Supaya menghasilkan dessert yang enak, segar dan lezat maka pilihlah whipped cream berkualitas. Berikut cara memilihnya;

1. Perhatikan kemasan pembungkus
Whipped cream dibungkus dalam ragam kemasan. Ada yang dikemas dalam kotak tetra pack, kemasan karton dan aluminium atau kemasan kaleng semprot (aerosol).

Perhatikan bentuk kemasan luar whipped cream dengan seksama. Misalnya kemasan kotak tetra pack tidak gembung atau kemasan kaleng semprot tidak penyok. Setelah itu perhatikan tanggal kadaluwarsa penggunaan whipped cream.

2. Bentuk Whipped cream
Whipped cream dijual dalam beberapa bentuk. Ada yang cair, bubuk dan siap semprot atau aerosol. Pemilihan bentuk whipped cream tergantung fungsi penggunaan.

Jika ingin menggunakan whipped cream secara instan dan dijadikan sebagai topping di atas dessert maka dapat memilih bentuk aerosol siap pakai. Jika ingin membuat krim kocok secara manual atau mencampurkan dengan bahan makanan lain maka dapat memilih  tekstur cair atau bubuk.

3. Kandungan bahan pembuat
Lemak susu sebagai bahan utama whipped cream memiliki kandungan lemak. Namun jumlah lemak pada setiap produk krim kocok ini berbeda-beda.

Jika pengguna menginginkan kandungan bahan pembuat krim kocok yang rendah lemak maka teliti dahulu keterangan pada kemasannya. Kandungan lemak yang rendah sesuai dikonsumsi siapa saja terutama yang sedang menjalankan diet rendah lemak. Rasa krim kocok rendah lemak ini  ringan dan tidak menimbulkan rasa “eneg” berlebih

4. Perhatikan cara penyimpanan
Sebelum whipped cream digunakan, kemasannya dapat disimpan pada suhu ruang kurang lebih dibawah satu tahun. Ketika menggunakan whipped cream cair dan tersisa lebihannya maka tutup rapat kemasan dan simpan dalam lemari pendingin.

Segera Habiskan Dessert

Kelebihan whipped cream cair dalam kemasan hanya dapat disimpan dalam lemari pendingin kurang dari 3 hari saja. Untuk menghindari terbuangnya whipped cream cair berlebih, sebaiknya perkirakan volume yang diperlukan ketika membeli. Jika ingin lebih awet maka dapat menggunakan whipped cream jenis bubuk atau aerosol.

Dessert berupa cake atau puding yang diberi topping whipped cream jika disimpan dalam lemari pendingin sebaiknya segera dihabiskan dalam waktu 3 hari. Hal ini untuk menghindari berubahnya rasa kesegaran whipped cream yang dapat mempengaruhi rasa dessert secara keseluruhan. Jika whipped cream digunakan sebagai topping pada minuman maka segera habiskan dan jangan disimpan atau disisakan.

Penutup

Menggunakan whipped cream pada dessert selain membuat tampilan menarik juga terkesan lebih istimewa. Namun dessert tersebut sebaiknya segera dikonsumsi supaya kesegaran whipped cream tetap terjaga. Demikian tips cara memilih whipped cream berkualitas. Semoga informasi ini bermanfaat.

Please follow and like us:

ditulis oleh

Bayu Fitri Hutami

Seorang pembelajar yang bukan siapa-siapa melainkan seorang yang senang bercerita. Seorang yang suka menulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar dibaca dan dialami untuk menjadi sebuah tulisan informatif. Semoga tulisan yang saya sajikan bermanfaat. Terima Kasih.