
Ketika Anda mulai melakukan investasi di Reksadana Pasar Uang, itu artinya Anda harus siap dengan berbagai konsekuensinya. Nilai Reksadana tidak selalu naik, pasti ada saatnya mengalami penurunan karena perubahan pada kondisi pasar.
Potensi kerugian pasti ada di setiap instrumen investasi, namun bukan berarti Anda harus mundur. Justru hal tersebut bisa dijadikan sebagai tantangan untuk melatih diri agar siap menghadapi berbagai kondisi, termasuk dalam kondisi buruk sekalipun.
Orang yang terlatih menghadapi berbagai hal cenderung memiliki ekonomi yang lebih stabil dibandingkan orang lain. Oleh karena itu, jangan takut dengan penurunan nilai Reksadana, karena bisa jadi pada waktu berikutnya Anda mendapat keuntungan berkali-kali lipat.

Daftar Isi
Mengapa Return Reksadana Pasar Uang Menurun?
Meskipun risiko Reksadana jenis Pasar Uang tergolong rendah, bukan berarti nilainya terus positif. Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana ini juga bisa mengalami penurunan, hal tersebut bisa diakibatkan oleh adanya perubahan pada nilai aset yang ada di dalam portofolio.
Sebelum memahami tipsnya, Anda pahami dulu apa itu Reksadana Pasar Uang. Portofolio Reksadana jenis Pasar Uang ini disusun oleh aset berupa Obligasi dan Deposito yang waktu jatuh temponya kurang dari satu tahun.
Nilai keuntungan yang didapatkan dari Obligasi dan Deposito bisa saja mengalami perubahan karena kondisi pasar.
Cara Mengatasi Turunnya Return Reksadana Pasar Uang
Meskipun berisiko mengalami penurunan, Reksadana jenis Pasar Uang cenderung stabil. Tidak heran jika banyak investor konservatif yang lebih memilih menginvestasikan uangnya di sana karena lebih rendah risiko.
Meskipun demikian, Anda perlu waspada dan harus membuat rencana cadangan saat harga Reksadana jenis Pasar Uang terus menunjukkan kinerja negatif. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi turunnya harga Reksadana.
1. Tinjau Ulang Tujuan Investasi
Pertama lakukan peninjauan ulang terhadap tujuan investasi Anda saat ini. Kenapa harus melakukan peninjauan ulang? Karena banyak orang yang ingin mengubah tujuannya sebelum jangka waktu investasinya habis.
Hal itu membuat orang tersebut tidak fokus menjalankan investasinya sehingga keuntungan yang didapat menjadi kurang maksimal. Jika Anda memiliki tujuan investasi dalam jangka panjang (lebih dari 5 tahun), maka jangan buru-buru mencairkannya.
Karena kemungkinan besar di waktu selanjutnya nilainya akan naik bahkan berkali-kali lipat dari sebelumnya. Tapi, jika tujuan investasi Anda dalam jangka pendek (kurang dari 1 tahun) sebaiknya lakukan switching untuk menghindari kerugian yang besar.
Pindahkan dana investasi Anda ke produk Reksadana lain yang sedang memiliki kinerja positif. Dengan begitu, kerugian yang Anda alami tidak terlalu besar dan kemungkinan bisa ditutup dari keuntungan yang didapat.
2. Menambah Jumlah Investasi
Cara ini hanya disarankan untuk Anda yang memiliki tujuan investasi dalam jangka panjang. Ketika Nilai Aktiva Bersih sedang menurun, itu artinya Anda bisa membeli Reksadana dengan harga lebih rendah. Tentu ini bisa menjadi peluang yang bagus untuk menambah jumlah investasi Anda.
Dengan menambahkan jumlah investasi, peluang return yang akan diperoleh juga akan bertambah jika Nilai Aktiva Bersihnya naik. Namun, untuk melakukan metode ini Anda harus memiliki kesabaran ekstra karena harus menunggu hingga nilainya naik untuk mencairkannya.
Cara ini umumnya dipilih investor ketika sedang terjadi krisis ekonomi, karena ketika kondisi mulai membaik, nilai aset akan kembali naik bahkan hingga berkali-kali lipat dari harga belinya.
3. Atur Pengeluaran dan Mulai Berhemat
Ketika kondisi ekonomi sedang mengalami ketidakstabilan, sebaiknya jangan terlalu boros, kurangi pengeluaran yang tidak penting dan mulailah hidup hemat. Dengan demikian, Anda tidak perlu buru-buru mencairkan Reksadana agar keuntungan yang didapat bisa lebih maksimal.
4. Menerapkan Metode Cut Loss
Metode cut loss disarankan untuk investor yang memiliki tujuan investasi dalam jangka pendek. Metode cut loss menjadi cara terakhir yang bisa Anda lakukan ketika membutuhkan dana cepat di tengah nilai Reksadana yang menurun.
Metode cut loss dilakukan dengan menjual seluruh Unit Penyertaan meskipun harga jualnya lebih rendah dari harga beli. Jika, tujuan investasi Anda kurang dari 1 tahun, Anda dapat gunakan metode ini untuk menghindari kerugian yang lebih besar jika dicairkan di kemudian hari.
5. Menerapkan Metode Dollar Cost Averaging
Metode investasi dollar cost averaging umumnya digunakan untuk investasi jangka panjang. Metode ini dilakukan dengan membeli produk Reksadana Pasar Uang secara rutin tanpa melihat kondisi pasar.
Metode ini bisa membantu Anda lebih fokus dan disiplin dalam melakukan investasi dan mewujudkan tujuan awal. Metode dollar cost averaging memungkinkan Anda membeli Reksadana dalam jumlah besar saat harganya turun dan membeli lebih sedikit saat harganya naik.
Wujudkan Finansial yang Mapan dengan Investasi Reksadana Pasar Uang
Jika Anda tidak memiliki cukup waktu untuk mengelola dana investasi, sebaiknya carilah mitra manajemen kekayaan. DBS Treasures bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mendukung Anda agar yakin mengelola dana investasi dan mewujudkan finansial yang lebih mapan.
Apa saja keuntungan yang akan didapat Nasabah perbankan prioritas DBS Treasures? Berikut ini keuntungannya:
● Dana Nasabah akan dikembangkan dan dikelola oleh Manajer Investasi profesional yang sudah berpengalaman.
● Dapatkan wawasan seputar dunia investasi sesuai aspirasi dari tim ahli finansial untuk mendukung Anda memilih langkah investasi yang tepat.
● Kemudahan dalam melakukan diversifikasi investasi untuk meminimalisir kerugian
● Menawarkan kemudahan dalam berbagai transaksi investasi melalui satu aplikasi. Anda dapat menjual dan membeli Reksadana serta switching investasi di Aplikasi digibank by DBS dengan praktis.
Penutup
Dapatkan kemudahan dalam berinvestasi di Reksadana Pasar Uang dengan bergabung menjadi Nasabah DBS Treasures. Anda juga bisa melakukan diversifikasi investasi untuk mengatasi penurunan nilai Reksadana dan menghindari risiko.
Informasi selengkapnya tentang investasi Reksadana di DBS Treasures pada tautan berikut https://www.dbs.id/id/treasures-id/investasi/apa-itu-reksadana-dan-saham .
